Tanaman Hortikultura Jadi “Andalan” di Sinjai Barat

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Jumat, 17 September 2021 18:09

Tanaman Hortikultura Jadi “Andalan” di Sinjai Barat

SINJAI – Tanaman hortikultura menjadi primadona dan sangat prospektif mendongkrak nilai ekonomi dan pendapatan petani, khususnya di Kecamatan Sinjai Barat.

Salah satu kelompok tani yang ada di desa Arabika mampu mengembangkan berbagai jenis tanaman hortikultura sebagai mata pencaharian utama penduduk setempat.

Kelompok tani Mitra Horti misalnya, mampu mengembangkan berbagai jenis tanaman produktif seperti bawang merah, bawang putih, cabe, tomat, kol dan sayuran sawi.

Dengan memperkerjakan puluhan warga setempat, pengembangan tanaman hortikultura ini terbilang sukses dan mampu mensejahterakan masyarakat khususnya petani setempat.

Muh Syakir selaku Ketua Kelompok Tani Mitra Horti saat ditemui Jumat (17/9/2021) mengatakan bahwa pekerjaan bertani ini telah digeluti sekitar 10 tahun dan kini hasilnya telah dinikmati bersama warga setempat.

Adapun warga dipekerjakan sekitar 35 orang untuk membantu mulai dari pembibitan sampai pada masa panen sehingga hasil penjualan bisa meningkatkan pendapatan petani.

“Untuk ibu-ibu kita gaji perhari sedangkan suaminya bekerja di kebun dan hasil dari penjualan produksi di kebun kita bagi dua. Alhamdulillah mereka sudah ada yang beli rumah, kendaraan dan sebagainya berkat usaha tani ini,” jelasnya.

Saat musim panen tiba, dirinya mengaku tidak terlalu sulit untuk memasarkan sebab hasil produksinya langsung dibeli oleh pedagang yang datang langsung membeli ke kebun miliknya.

“Biasanya ada pedagang yang langsung datang membeli disini, bukan hanya pedagang lokal Sinjai tetapi juga ada pedagang dari luar daerah yang sudah menjadi langganan seperti dari Enrekang, Gowa, Bone, Makassar hingga dari Kolaka Sulawesi Tenggara,” ujarnya.

Dari berbagai tanaman hortikultura yang dikembangkan, kata Syakir, produk bawang merah, tomat dan cabe yang dinilai paling menonjol sebab produksi yang dihasilkan cukup besar.

Selain menjual hasil produksi, pihaknya juga menyiapkan berbagai varietas bibit cabe rawit untuk masyarakat yang ingin mengembangbiakkan tanaman cabe.

“Kita jual seharga 35 ribu rupiah per talang, dimana per talang ada 180 pohon dengan masa pertumbuhan 3 bulan sudah bisa panen. Dalam sehari biasanya terjual sampai 100 talang dan pembelinya selain warga setempat sebagian besar dari Kabupaten Gowa seperti dari Malino, Tombolo Pao dan Kanreapia,” katanya.

Syakir juga tak lupa menyampaikan rasa syukur atas perhatian dan kepedulian pemerintah yang telah membantu selama ini mulai dari bantuan bibit, pupuk hingga alsintan sehingga produksi yang dihasilkan memuaskan.

“Ini tidak lepas dari kepedulian Pemerintah melalui bapak Bupati Sinjai (Andi Seto Asapa) yang mau mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan petani kita. Bahkan baru-baru ini kami dapat bantuan motor shandong (kendaraan motor tiga roda) sehingga memudahkan kami untuk mengangkut hasil panen, ” ujarnya.

Syakir berharap kedepan pemerintah Kabupaten tetap memaksimalkan peran dan fungsi penyuluh untuk melakukan pendampingan serta menjadi solusi apa yang menjadi kendala yang dihadapi oleh para petani.

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional02 September 2026 02:06
Pangdam XIV/Hasanuddin Tenangkan Istri Prajurit, Rumahnya Dilalap Si Jago Merah di Asrama TNI Mattoangin
MAKASSAR, Trotoar.id — Tak ada yang lebih menyakitkan daripada melihat tempat pulang yang dibangun dengan susah payah, tiba-tiba berubah menjadi bar...
Metro01 September 2026 19:45
Raih 44 Emas, Sulsel Juara Umum Kejurnas Karate-Do Gojukai Piala Jaksa Agung 2026
MAKASSAR, Trotoar.id — Kontingen Pengurus Daerah (Pengda) Karate-Do Gojukai Indonesia Sulawesi Selatan tampil sebagai juara umum Kejuaraan Nasional ...
Olahraga01 September 2026 18:41
Piala Gubernur Sulsel 2026 Bergulir, Enrekang-Bone-Jeneponto Buka Turnamen dengan Kemenangan Telak
MAKASSAR, Trotoar.id— Piala Gubernur Sulawesi Selatan 2026 resmi bergulir serentak di empat zona regional. Pada laga pembuka, Enrekang, Bone, dan Je...
Metro01 September 2026 17:36
Gerak Bersama PKK, Sulsel Perkuat Koperasi untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Keluarga
MAKASSAR, Trotoar.id— Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dinas Koperasi dan UKM Sulsel memperkuat kapasitas pengurus Koperasi PKK s...