MAKASSAR – Sudah dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021 untuk pengadaan Kendaraan Dinas (Randis) untuk Wali Kota Makassar Danny Pomanto, tetapi dibatalkan.
Pembatalan itu berdasarkan pada keputusan Danny Pomanto sendiri lantaran menurutnya hal tidak urgen. Apalagi, kata dia, banyak keperluan lain yang cukup mendesak.
Untuk pengadaan itu sendiri dialokasikan anggaran sebesar Rp 2 miliar tapi batal. Danny Pomanto lebih memilih menggunakan kendaraan pribadinya dalam beraktivitas sebagai pucuk pemerintah di Kota Makassar.
Baca Juga :
Ditanggapi oleh Wakil Ketua DPRD Makassar, Andi Suhada Sappaile mengaku tak begitu mengetahui informasi penolakan Danny Pomanto untuk pengadaan Randis.
“Oh, ada penolakan yah?,” kata Suhada sapaannya saat ditanya oleh wartawan.
Tetapi, Suhada berpendapat kalau ini tak ada masalah kalau wali kota berpikir demikian. Apalagi kalau ada yang lebih penting dari Randis.
“Kita hargai sikap beliau (Danny Pomanto) karena beliau merasa ada yang lebih urgen untuk dianggarkan dengan mengedepankan penghematan,” terang dia kepada trotoar.id, Jumat (17/9).



Komentar