Eks Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Natalius Pigai (Ari Saputra/detikcom)
PAPUA – Pasca peristiwa berdarah, tenaga kesehatan dibunuh oleh kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Papua, membuat Ketua MPR RI Bambang Soesatyo alias Bamsoet marah.
Bamsoet meminta kepada negara agar menurunkan seluruh matra kekuatan yang ada untuk menumpas kejahatan di Papua.
Faktanya, peristiwa semacam ini terus berulang, dan tak menemui solusi.
Menurut Bamsoet, ini tak boleh lagi ditoleransi, “Sudah waktunya negara melakukan tindakan tegas dengan menurunkan seluruh matra kekuatan yang dimiliki,” tegas Bamsoet dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (19/9).
Hal tersebut ditanggapi oleh eks Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai. Ia menilai Bamsoet tak mengerti persoalan yang ada di tanah Papua.
Meski rentetan peristiwa berdarah yang mengakibatkan sejumlah nyawa melayang tapi belum juga mendapat titik terang.
Organisasi Papua Merdeka juga telah mengaku bahwa pihaknya lah pelaku di balik pembakaran Puskesmas yang mengakibatkan tewasnya tenaga kesehatan di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.
Natalius Pigai menyebut apa layak seorang nakes menggenggam senjata. Menurutnya, cara-cara macam ini memberi jalan bagi OPM membunuh pendatang sebab menganggap orang-orang tersebut sebagai aparat.
Ia mendorong dialog damai, tak boleh ditanggapi dengan gegabah.
“Ketua MPR tdk mengerti soal Papua. anda baca “mengapa org Papua marah pendatang”, aktivis lebih pintar. “apa layak Dokter Pegang Senjata?” Cara2 itu sama sj beri peluang OPM bunuh Pendatang. Bisa saja OPM anggap pendatang aparat. Kami tdk gegabah bersikap!. Dorong Dialog Damai!,” cuitan Natalius Pigai di twitternya dikutip trotoar.id, Minggu (19/9).
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Bulukumba bersama Forkopimda turun langsung ke pasar menjelang Idul Adha…
JAKARTA, TROTOAR.ID — Upaya diplomasi Indonesia akhirnya membuahkan hasil. Sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Reses anggota DPRD Kota Makassar, Andi Odhika Cakra Satriawan, di Kecamatan Biringkanaya…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Bantuan 25 ekor sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto ke Sulawesi Selatan…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Reses anggota DPRD Kota Makassar, Andi Odhika Cakra Satriawan, kembali menjadi ruang…
MAKASSAR, TROTOAR.ID— Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah yang progresif…
This website uses cookies.