Perlengkapan Sekolah Gratis Bantaeng Tingkatkan Perekonomian Ibu – ibu Hingga ke Pelosok Desa

Awal Febri
Awal Febri

Jumat, 24 September 2021 17:14

Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin memiliki cara sendiri dalam mendorong majunya dunia pendidikan di Kabupaten Bantaeng.
Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin memiliki cara sendiri dalam mendorong majunya dunia pendidikan di Kabupaten Bantaeng.

Trotoar.id, Bantaeng – Bupati Bantaeng, Ilham Syah Azikin memiliki cara sendiri dalam mendorong majunya dunia pendidikan di Kabupaten Bantaeng.

Kepala daerah peraih penghargaan dari PGRI Sulsel itu memiliki program unggulan Perlengkapan Sekolah Gratis untuk peserta didik setiap tahun ajaran baru.

Memasuki tahun ketiga, Ilham Syah Azikin melakukan penyerahan simbolis kain seragam untuk peserta didik PAUD, SD dan SMP dan dilanjutkan dengan penandatanganan fakta integritas dengan kelompok penjahit yang ada di Kabupaten Bantaeng di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bantaeng, Kamis (24/9).

Baca Juga  Raih Lima Penghargaan Top 30 Layanan Publik, Plt Gubernur Akui Peran Ilham Azikin

Kelompok penjahit tahun 2021 akan memproduksi perlengkapan sekolah untuk 9.867 murid. Ditingkat SMP sederajat ada 3.510 murid, ditingkat SD 3.332 murid dan ditingkat TK dan PAUD 3.025 murid.

Tidak sampai disitu, program bantuan perlengkapan sekolah ini juga melibatkan ratusan kelompok tukang jahit yang ada di Bantaeng. Tujuannya agar perputaran ekonomi masyarakat berjalan baik. Tahun ini dilibatkan 132 kelompok dengan jumlah anggota 1.389 orang penjahit.

“Kita harapkan, program ini senantiasa memperlancar pelaksanaan pendidikan mulai dari PAUD sampai SMP. Bukan hanya pemerintah, pendidikan anak adalah tanggung jawab bersama. Saya berharap penjahit mengutamakan kualitas,” kata dia.

Baca Juga  Pj Gubernur Sulsel Sebut Bantaeng Bisa Jadi Contoh Daerah Lain

Bupati Ilham di hadapan penjahit mengungkapkan, Pemkab bisa saja mengabil kebijakan pabrikasi. Namun bukan itu tujuannya. Bantaeng kedepannya diharapkan mampu menjadi produsen perlengkapan sekolah dan berjalan beriringan dengan menghidupkan pelaku usaha.

“Selain meringankan beban orang tua, kita juga menghidupkan pelaku usaha dan menggerakkan ekonomi yang mengedepankan kualitas dan kemanfaatannya. Kedepankan kualitas pekerjaan, perlihatkan hasil yang layak untuk dipergunakan anak – anak kita. Semoga ini memberikan manfaat yang besar untuk pembangunan sumber daya di Bantaeng,” ungkap Bupati peraih penghargaan Jasa Bakti Koperasi dan UKM dari Kementerian Koperasi dan UKM itu.

Baca Juga  Legislator Ini Pertanyakan Penutupan Toko Alaska

Salah satu ketua kelompok penjahit, Nursam (50) mengungkapkan sangat bersyukur dengan adanya program tersebut. Baginya, tiga tahun berjalan program itu membantu ibu – ibu rumah tangga sampai ke pelosok desa.

“Kami sangat terbantu dengan program ini. Ibu – ibu rumah tangga memiliki pekerjaan yang telah mampu meningkatkan perekonomian. Anak – anak mendapatkan perlengkapan sekolah gratis, dan orang tuanya mendapat penghasilan dari menjahit,” kata dia. (*)

Penulis : Eka

 Komentar

Berita Terbaru
Metro24 Oktober 2026 21:57
Fatmawati Rusdi: Sulsel Siap Jadi Simpul Produksi dan Distribusi Pangan Sulampua
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan memperkuat posisinya sebagai salah satu sentra produksi sekali...
Metro24 Oktober 2026 17:52
Sulsel Fest 2026 Hadirkan 60 UMKM, Sediakan 40 Stan Gratis
12 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Festival Koperasi dan UMKM Sulawesi Selatan 2026 (Sulsel Fest) menghadirkan pel...
Metro24 Oktober 2026 16:46
Aliyah Mustika Ilham Resmikan Identitas Baru MOMTOMOMS, Dorong Perempuan Saling Menguatkan
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengapresiasi peran komunitas pe...
Metro24 Oktober 2026 13:49
Pj Sekda Sulsel Buka Musda III Permabudhi, Perkuat Kerukunan dan Kepedulian Lingkungan
10 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Winarno Eka Putra, m...