JPU KPK Sebut Dakwaan NA Mulai Terbukti: Kita Sudah Bisa Analisa Sumbernya dari Uang Suap dan Gratifikasi

Suriadi
Suriadi

Kamis, 14 Oktober 2021 19:44

Eks Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, (FOTO: Istimewa).
Eks Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, (FOTO: Istimewa).

MAKASSAR – Dari hasil pemeriksaan Kepala Cabang BRI Mandiri Panakkukang, Muhammad Ardi, mulai terbuka secara jernih persoalan yang dihadapi Terdakwa Gubernur Sulawesi Selatan nonaktif Nurdin Abdullah (NA)

Hal itu diterangkan oleh Jaksa Penuntut Umum KPK Asri Irwan bahwa dakwaan ke terdakwa Nurdin Abdullah mulai terbukti. 

Di mana ada uang Rp2 miliar yang disetor ke Muhammad Ardi adalah uang dari pengusaha bernama Haji Momo dan Indar.

“Kronologi dari Sari, Salman, Ardi dan keterangan pengusaha sebelumnya sama semua. Kita sudah bisa menganalisa bahwa sumbernya dari uang suap dan gratifikasi,” kata Asri.

Dalam fakta persidangan, uang Rp2 miliar itu berasal dari Haji Momo Rp1 miliar dan Rp1 miliar lagi dari Haji Indar.

Uang itu dikumpulkan oleh Sari Pudjiastuti, mantan Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa. Alasannya untuk biaya operasional Nurdin Abdullah.

Uang itu kemudian dibawa ke Bank Mandiri Panakkukang oleh Salman dan diserahkan ke Ardi. Rp800 juta ditukar dengan uang baru dan sisanya disimpan.

“Rp1,2 miliar digunakan untuk membeli barang yaitu Jetski dan mesin kapal yang dibeli ke Irham Samad dan Eric. Sisanya diambil oleh Uji, anak dari terdakwa Nurdin Abdullah,” tutur Asri.

Penulis : Alam


 Komentar