Tanggapi Sentilan Faisal Basri, Ali Mochtar Ngabalin: Ekonom Berotak Sungsang

Nuralamsyah
Nuralamsyah

Sabtu, 16 Oktober 2021 16:23

Tenaga Ahli KSP, Ali Mochtar Ngabalin. (dokpri/trotoar).
Tenaga Ahli KSP, Ali Mochtar Ngabalin. (dokpri/trotoar).

JAKARTA – Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden Republik Indonesia Ali Mochtar Ngabalin menanggapi pernyataan Ekonom Faisal Basri.

Sebelumnya, Faisal menyebut bahwa Presiden Joko Widodo mestinya membersihkan orang-orang di sekelilingnya.

Orang-orang yang dimaksud oleh Faisal itu adalah Moeldoko, Ali Ngabalin, Luhut Pandjaitan.

“Presidennya (harusnya) sadar membersihkan orang-orang sekelilingnya dari orang seperti Moeldoko, Ali Ngabalin, Luhut Pandjaitan, kalau tidak ya sudah terima risiko,” kata dia dalam acara Gelora Talks bertajuk ‘Covid-19 dan Ancaman Kebangkrutan Dunia Usaha’ yang digelar Rabu, 13 Oktober 2021.

Hal ini direspons cepat oleh Ali Mochtar Ngabalin dengan mengatakan bahwa Faisal Basri ini hanya memiliki narasi-narasi kebencian saja.

Menurutnya, seperti ini lah ekonom yang minim akan referensi untuk bergagasan.

Ali menganalogikan bahwa perhatikan saja besi, tidak ada yang bisa menghancurkannya kecuali karatnya sendiri.

Demikian pula seseorang, kata Ali, yang bisa menghancurkannya adalah pikirannya sendiri yang berpola dengan narasi kebencian.

Sehingga, Ali meminta Faisal agar berhenti membangun wacana demikian.

“EKONOM berotak sungsang&minim gagasan hanya punya narasi kebencian. Bung, anda tahukan?”tdk ada yg bisa menghancurkan besi kecuali karatnya, tdk ada yg dpt menghancurkan seseorg kecuali pola pikirnya” maka berhentilah nanti makin gosong kepalamu. Dongkol kali kau rupanya Sal?,” demikian cuitan Ali Mochtar Ngabalin di twitternya, Sabtu (16/10). (Alam)


 Komentar