DPC yang Tolak Wahyuddin Sebagai Ketua Hanura Sulsel Akan Dapat Sanksi Tegas dari DPP

Awal Febri
Awal Febri

Rabu, 03 November 2021 21:57

Wahyuddin M Nur. (Dokpri)
Wahyuddin M Nur. (Dokpri)

MAKASSAR – Terpilihnya Wahyuddin M Nur di Musyawarah Luar Biasa (Musdalub) Partai Hanura Sulsel dinyatakan sudah final.

Hal ini ditegaskan oleh Waketum DPP Hanura Ferdinand Nainggolan, Rabu, (3/11/2021).

Ferdinand menegaskan, akan memberi sanksi kepada pengurus DPC apabila ada yang menolak terpilihnya Anggota DPRD Sulsel tersebut.

“Sudah final ini, kalau ada pengurus DPC tidak terima, maka kita akan ambil tindakan tegas. Apanya dipersoalkan, ini sudah selesai.” kata Ferdinand, Rabu, (3/11) mengutip tribunnews.

Ditegaskan Ferdinand, penetapan Wahyuddin beberapa waktu lalu sudah sesuai dengan mekanisme AD/ART.

Kata Ferdinand, saat Musdalub, Wahyuddin telah mengantongi dukungan pemilik suara 30 persen.

Sehingga, ia mengatakan jika ia tidak ada pelanggaran dalam penetapan politisi asal Luwu Raya itu.

“Hasil musda sudah sesuai dengan PO, apanya yang tidak diterima. Wahyuddin sudah ada dukungan DPP, sudah ada dukungan 30 persen.” terangnya.

Pada saat musdalub, Ferdinand juga menyampaikan jika panitia sudah membuka kesempatan bagi siapapun yang ingin mencalonkan.

Termasuk usulan dari DPC yakni nama Amsal Sampetondok dari kader eksternal.

Tapi, lanjutan dia, salah satu syarat calon ketua adalah minimal pernah menjadi pengurus 1 tahun.

“Syarat AD/ART harus satu tahun jadi pengurus partai, saudara Amsal belum jadi pengurus partai, jadi tidak bisa.” imbuh dia.

“AD/ART katakan kalau calon luar harus jadi pengurus minimal satu tahun. Amsal bukan pengurus, dia bukan jadi anggota Hanura, kemudian sudah tutup pendaftaran.” katanya lagi.

Ferdinand mengatakan, panitia sudah membuka pendaftaran calon selama tiga hari pada 23 hingga 25 Oktober.

“Kita sudah suruh cari calon siapapun boleh, tapi tidak ada calon selain Wahyuddin mendaftar, terakhir begitu ditutup masuk Amsal,” katanya.

“Wahyuddin sudah ada, dukungan silakan ditanya Plt, kalau tidak ada tidak mungkin kita tetapkan. Tidak ada intervensi di sini, semua dibuka kesempatan, silahkan cari calon,” katanya.

“Tanggal 25 sudah tutup, dipaksakan masuk tidak bisa lagi, Amsal bukan kader Hanura, dia harus jadi pengurus minimal satu tahun, kita mau Sulsel maju,” sambungnya. (*)

Penulis : Al/Ar

 Komentar

Berita Terbaru
Metro24 Agustus 2026 19:36
Jelang Pembukaan MTQ VIII KORPRI Nasional, 1.157 Peserta Ikuti Defile di Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Sebanyak 1.157 peserta yang tergabung dalam 117 kafilah dari 38 provinsi serta 79 kementerian dan lembaga mengikuti Defile Ka...
Metro24 Agustus 2026 18:33
Pemkot Makassar Sambut 1.157 Peserta MTQ VIII KORPRI Nasional Lewat Defile Kafilah
MAKASSAR, Trotoar.id — Defile kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional 2026 resmi dil...
Metro24 Agustus 2026 17:29
Jufri Rahman Soroti Tantangan AI, Minta ASN Tetap Pegang Etika dan Integritas
MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman menyoroti pesatnya perkembangan kecerdasan buatan atau artificial in...
Politik24 Agustus 2026 17:00
Jelang Pemilu 2029, Gerindra, Golkar dan PDIP Sulsel Pasang Target Tinggi
MAKASSAR, Trotoar.id — Jelang Pemilu 2029, sejumlah partai politik di Sulawesi Selatan mulai memanaskan mesin politik dengan memasang target peroleh...