Diinisiasi Unicef dan Pemerintah Jepang, Plt Gub Sulsel Resmikan ‘Kembali Belajar Dengan Aman’

Suriadi
Suriadi

Kamis, 04 November 2021 22:08

Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. (trotoar/alam)
Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. (trotoar/alam)

MAKASSAR – Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, menghadiri Peresmian Program Kembali Belajar Dengan Aman, yang merupakan program dari Unicef dan Pemerintah Jepang yang diselenggarakan bersama Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kota Makassar, dan Pemerintah Kabupaten Bone.

Kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut pembelajaran tatap muka di sekolah yang dapat dilaksanakan dengan aman, dengan menerapkan pola kebiasaan baru dan mendorong terpenuhinya hak anak atas pembelajaran bermutu, serta pemberian dukungan kesehatan dan psikososial.

Dalam sambutannya, Plt Gubernur mengapresiasi Unicef dan Pemerintah Jepang yang telah menginisiasi kegiatan tersebut dengan menjadikan dua daerah yakni, Kota Makassar dan Kabupaten Bone sebagai pilot project.

Baca Juga  Plt Gub Sulsel: Kami Ingin BPK Melihat Prakondisi Laporan Keuangan

“Program kembali belajar ini sebagai dukungan bersama bagaimana kita sekolah dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat. Tentu kita sudah menimbang benefit, segala keuntungan yang kita dapat dengan anak-anak sekolah di sekolah langsung secara tatap muka,” jelasnya, saat peresmian program, di Hotel Claro Makassar, Rabu, 3 November 2021.

Tentu, kata Plt Gubernur, program ini juga melihat regulasi yang sudah dibuat Pemerintah Provinsi dan program ini juga bertujuan untuk melihat kualitas pendidikan di Sulawesi Selatan bisa kembali normal.

Baca Juga  Disdik Sinjai Putuskan Pembelajaran Tatap Muka Akan Mulai Lusa

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan Unicef Wilayah Sulawesi dan Maluku, Henky Widjaya, menuturkan, program ini merupakan program lintas sektoral yang bertujuan untuk mendukung terlaksananya proses pembelajaran tatap muka yang aman dengan menerapkan pola kebiasaan baru.

Unicef juga mendukung Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam pelaksanaan Pergub Nomor 71 Tahun 2020 terkait Rencana Aksi Percepatan Penanganan Anak Tidak Sekolah di 10 Kabupaten/Kota, yakni Kota Makassar, Kabupaten Luwu, Kabupaten Sidenreng Rappang, Kabupaten Wajo, Kabupaten Tana Toraja, Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Kabupaten Bulukumba, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Jeneponto.

Baca Juga  Hari Ini, Plt Gubernur Sulsel Tinjau Lokasi Terdampak Gempa 7,4 Magnitudo di Selayar

Program ini, lanjut Henky, difokuskan di 70 SD/MI di Kota Makassar dan Kabupaten Bone. Kegiatan ini juga turut dihadiri Wali Kota Makassar Muhammad Ramdhan Pomanto, Kepala Konsuler Jepang di Makassar Yasue Katsunobu, dan Consellor Bidang Ekonomi Kedutaan Jepang Republik Indonesia Shimizu Kazuhiko. (*)

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Metro24 Oktober 2026 21:57
Fatmawati Rusdi: Sulsel Siap Jadi Simpul Produksi dan Distribusi Pangan Sulampua
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan memperkuat posisinya sebagai salah satu sentra produksi sekali...
Metro24 Oktober 2026 17:52
Sulsel Fest 2026 Hadirkan 60 UMKM, Sediakan 40 Stan Gratis
12 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Festival Koperasi dan UMKM Sulawesi Selatan 2026 (Sulsel Fest) menghadirkan pel...
Metro24 Oktober 2026 16:46
Aliyah Mustika Ilham Resmikan Identitas Baru MOMTOMOMS, Dorong Perempuan Saling Menguatkan
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengapresiasi peran komunitas pe...
Metro24 Oktober 2026 13:49
Pj Sekda Sulsel Buka Musda III Permabudhi, Perkuat Kerukunan dan Kepedulian Lingkungan
10 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Winarno Eka Putra, m...