Categories: News

Menuju Level 1, Luwu Utara Tinggal Genjot Vaksinasi COVID-19

Trotoar.id, Luwu Utara — Kasus konfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Luwu Utara terus melandai. Hingga Jumat 5 November 2021, tidak ditemukan kasus baru lagi. Pasien COVID-19, baik yang dirawat ataupun isolasi mandiri sudah tak ada lagi.

Berdasarkan hasil assesment internal Satgas COVID-19, Luwu Utara sebenarnya sudah masuk level 1.

Hanya saja, satu indikator, yakni capaian vaksinasi, menghambat penurunan level PPKM di Luwu Utara, sehingga Luwu Utara sampai saat ini masih berada di level 3.

“Hasil assesment internal kami, Luwu Utara sebenarnya ada di level 1,” ungkap Komang. Untuk itu, ia berharap capaian vaksinasi terus digenjot dengan melibatkan semua pihak.

“Situasi cukup baik ini mari kita jaga dengan terus meningkatkan cakupan vaksinasi, tentu dengan semangat mengejar herd immunity,” ajak Komang.

Ia menyebutkan, laju angka kasus konfirmasi positif per 100.000 penduduk per minggu sudah ada di angka nol. Pun dengan angka rawat inap di rumah sakit per 100.000 penduduk per minggu juga sudah 0. Begitu pula angka kematian per 100.000 penduduk per minggu juga sudah 0.

Masih Komang, angka testing, tracing dan treatment (3T) juga sudah sangat memadai. Pihaknya terus berupaya maksimal melakukan 3T untuk menjaga kasus terus melandai, sehingga Luwu Utara berada pada zona hijau.

“Kasus di Luwu Utara terus melandai. Jika tak ada penambahan indikator dari Kemenkes, Luwu Utara sudah di level 1,” pungkasnya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Kesehatan Luwu Utara, Agunawan, menyebutkan capaian vaksinasi memperlihatkan tren yang meningkat. Beberapa kecamatan juga memperlihatkan percepatan capaian vaksinasinya.

“Insya Allah, kita kebut capaian vaksinasi di atas 40% untuk masuk zona hijau. Dari pantauan kami, sudah ada tren peningkatan,” ungkapnya.

Untuk diketahui, berdasarkan indikator tambahan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bahwa kabupaten/kota yang capaian vaksinasinya <40%, levelnya akan turun satu tingkat.

Sementara daerah yang cakupan vaksinasinya di atas 40%, akan memengaruhi zonasi dan level PPKM menjadi lebih baik.

Percepatan vaksinasi COVID-19 akan melibatkan semua pihak, dan keterlibatan TNI-Polri dalam mengakselerasi capaian vaksinasi akan sangat memengaruhi percepatan herd immunity di Luwu Utara.

TNI misalnya, terus melakukan kegiatan yang dirangkaikan dengan vaksinasi COVID-19. “Danramil dan Babinsa akan mengajak masyarakat mengikuti vaksinasi,” kata Perwira Penghubung Kodim 1403 Sawerigading, Mayor Arm Syafaruddin. (LH)

ANTI CIBOL

Share
Published by
ANTI CIBOL

BERITA TERKAIT

Aliyah Mustika Ilham Usulkan Pembentukan Badan Aspirasi Masyarakat di DPRD

MAKASSAR, TROTOAR.ID— Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengusulkan pembentukan Badan Aspirasi Masyarakat (BAM)…

21 jam ago

Menaker Tegaskan Pentingnya Jaminan Sosial bagi Pekerja Penerima Upah

JAKARTA, Trotoar.id — Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menegaskan pentingnya pelindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja…

21 jam ago

Peringati Hari Lingkungan Hidup, Gubernur Sulsel Tanam 1.000 Mangrove di Selayar

SELAYAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan penanaman 1.000 pohon mangrove di…

22 jam ago

Gubernur Sulsel Buka Celebes Scooter Party XIX 2026 di Selayar, Tekankan Silaturahmi dan Promosi Wisata

SELAYAR, TROTOAR.ID — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, secara resmi membuka kegiatan Celebes Scooter…

22 jam ago

Komisi D DPRD Sulsel Dorong Penyelesaian Sengketa Proyek CPI Libatkan Waskita Karya dan PT SCI

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Komisi D DPRD Sulawesi Selatan mendorong percepatan penyelesaian sengketa kerja sama pembangunan…

22 jam ago

Pelabuhan Kajang Diproyeksikan Jadi Gerbang Ekonomi Baru Bulukumba

BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras, melakukan kunjungan…

22 jam ago

This website uses cookies.