Menuju Level 1, Luwu Utara Tinggal Genjot Vaksinasi COVID-19

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Sabtu, 06 November 2021 15:13

Menuju Level 1, Luwu Utara Tinggal Genjot Vaksinasi COVID-19

Trotoar.id, Luwu Utara — Kasus konfirmasi positif COVID-19 di Kabupaten Luwu Utara terus melandai. Hingga Jumat 5 November 2021, tidak ditemukan kasus baru lagi. Pasien COVID-19, baik yang dirawat ataupun isolasi mandiri sudah tak ada lagi.

Berdasarkan hasil assesment internal Satgas COVID-19, Luwu Utara sebenarnya sudah masuk level 1.

Hanya saja, satu indikator, yakni capaian vaksinasi, menghambat penurunan level PPKM di Luwu Utara, sehingga Luwu Utara sampai saat ini masih berada di level 3.

“Hasil assesment internal kami, Luwu Utara sebenarnya ada di level 1,” ungkap Komang. Untuk itu, ia berharap capaian vaksinasi terus digenjot dengan melibatkan semua pihak.

“Situasi cukup baik ini mari kita jaga dengan terus meningkatkan cakupan vaksinasi, tentu dengan semangat mengejar herd immunity,” ajak Komang.

Ia menyebutkan, laju angka kasus konfirmasi positif per 100.000 penduduk per minggu sudah ada di angka nol. Pun dengan angka rawat inap di rumah sakit per 100.000 penduduk per minggu juga sudah 0. Begitu pula angka kematian per 100.000 penduduk per minggu juga sudah 0.

Masih Komang, angka testing, tracing dan treatment (3T) juga sudah sangat memadai. Pihaknya terus berupaya maksimal melakukan 3T untuk menjaga kasus terus melandai, sehingga Luwu Utara berada pada zona hijau.

“Kasus di Luwu Utara terus melandai. Jika tak ada penambahan indikator dari Kemenkes, Luwu Utara sudah di level 1,” pungkasnya.

Terpisah, Sekretaris Dinas Kesehatan Luwu Utara, Agunawan, menyebutkan capaian vaksinasi memperlihatkan tren yang meningkat. Beberapa kecamatan juga memperlihatkan percepatan capaian vaksinasinya.

“Insya Allah, kita kebut capaian vaksinasi di atas 40% untuk masuk zona hijau. Dari pantauan kami, sudah ada tren peningkatan,” ungkapnya.

Untuk diketahui, berdasarkan indikator tambahan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bahwa kabupaten/kota yang capaian vaksinasinya <40%, levelnya akan turun satu tingkat.

Sementara daerah yang cakupan vaksinasinya di atas 40%, akan memengaruhi zonasi dan level PPKM menjadi lebih baik.

Percepatan vaksinasi COVID-19 akan melibatkan semua pihak, dan keterlibatan TNI-Polri dalam mengakselerasi capaian vaksinasi akan sangat memengaruhi percepatan herd immunity di Luwu Utara.

TNI misalnya, terus melakukan kegiatan yang dirangkaikan dengan vaksinasi COVID-19. “Danramil dan Babinsa akan mengajak masyarakat mengikuti vaksinasi,” kata Perwira Penghubung Kodim 1403 Sawerigading, Mayor Arm Syafaruddin. (LH)

Penulis : LH

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah07 Juni 2026 17:17
Rumah Membatik Bunga Mawar Bulukumba Latih Siswa SRMP 23 Makassar Membuat Sarung Batik Shibori
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Upaya pelestarian budaya membatik terus digalakkan melalui kegiatan edukatif dan kreatif. Salah satunya melalui pelatihan me...
Daerah07 Juni 2026 17:14
Bupati Barru Hadiri Puncak HBDI ke-118, Dorong Lansia Tetap Aktif dan Sehat
BARRU, TROTOAR.ID — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, bersama Wakil Bupati Abustan A. Bintang menghadiri puncak peringatan Hari Bakti Dokter Indo...
Parlemen07 Juni 2026 17:08
Diduga Karena Tekanan, Kepsek SMA/SMK di Sulsel Mengundurkan diri
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Isu pengunduran diri sejumlah kepala sekolah tingkat SMA dan SMK di Sulawesi Selatan secara serentak menjadi sorotan publik. ...
Metro06 Juni 2026 19:26
Aliyah Mustika Ilham Usulkan Pembentukan Badan Aspirasi Masyarakat di DPRD
MAKASSAR, TROTOAR.ID— Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengusulkan pembentukan Badan Aspirasi Masyarakat (BAM) di tingkat DPRD provin...