Categories: AdvetorialNews

Disbudpar Sulsel Masif Perkenalkan Tourism Paradise

MAKASSAR—Dalam berbagai kesempatan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan (Disbudpar Sulsel), Muhammad Jufri kerap menggambarkan betapa indahnya Sulsel. Saking indahnya, Sulsel baginya adalah surganya pariwisata.

Destinasi wisata yang tersebar di 24 Kabupaten dan Kota menawarkan pesona panorama alam pegunungan, bahari, persawahan hingga budaya yang melekat ke dalam kehidupan masyarakatnya. Ditambah ragam kuliner khas seperti coto, pallubasa, konro, barongko, dan sop saudara.

“Sulawesi Selatan yang kita cintai ini surganya pariwisata, ‘tourism paradise’. Tidak salah jika Sulawesi Selatan jadi gerbang masuknya wisatawan di Kawasan Timur Indonesia,” ujar pria kelahiran Kabupaten Kepulauan Selayar itu, Minggu (07/11/21).

Keindahan yang sama juga dapat ditemukan di bawah laut pada Kawasan Taman Nasional Taka Bonerate yang ada di ujung Selatan Pulau Sulawesi. Sedangkan di sisi Utara Sulsel, wisatawan dapat berinteraksi dan menyelami kehidupan bermasyarakat suku Toraja dalam event Rambu Solo’ dan Rambu Tuka’ sebagai salah satu atraksi wisata.

Danau Tempe di zona tengah provinsi ini bisa pula menjadi pilihan sebelum berendam di Pemandian Air Panas Lejja. Belum lagi, bagi mereka yang suka mengasah adrenalin, datang dan jelajahilah Gunung Lompobattang, Gunung Bawakaraeng, Gunung Bulusaraung, dan Gunung Latimojong.

Jufri mengatakan, wisatawan akan mendapati surganya pariwisata. Sebagaimana surga dimaknai dengan segala bentuk kecantikan, keindahan, kenyamanan, dan kepuasaan bagi siapapun yang memasukinya.

“Mau lebih dalam memahami surganya pariwisata? Datang maki (silahkan Anda datang) ke Sulawesi Selatan, kami tungguki (kami tunggu Anda), kami siap memberikan pelayanan yang terbaik,” tutur dia.

Di tangan Muhammad Jufri, Disbudpar Sulsel mulai membenahi sektor pariwisata dan sektor budaya. Betapa tidak, hempasan Pandemi COVID-19 selama hampir 2 tahun telah membuat kedua sektor yang saling terkait itu terseok-seok.

Bukan hanya karena wisatawan yang nyaris nihil masuk ke Sulsel, faktor utama yang mendukung baik infrastruktur, SDM (Sumber Daya Manusia), dan juga permodalan membuat eksistensi Pelaku Industri Pariwisata maupun Pelaku Industri Kreatif, dan Pelaku Seni dan Budaya terganggu. Sebagian malah harus rela berdiam sejenak meski kondisi Pandemi COVID-19 sudah mulai menunjukkan perubahan ke arah yang lebih landai terhadap potensi kasus terkonfirmasi virus.

Pesona yang sudah indah nan cantik, perlu ditata kembali agar kepariwisataan siap sepenuhnya. Sebagai salah satu sektor unggulan Pemprov Sulsel, pariwisata diharapkan tampil lagi di podium utama menjadi penyumbang terbesar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Ketika wisatawan kita, baik itu domestik maupun mancanegara hadir di Sulawesi Selatan untuk menikmati seluruh destinasi wisata kita, mulai dari bandara sampai ke hotel, ke destinasi wisata dan kembali ke daerahnya, dia merasa senang, happy, seperti berada di Surga di Sulawesi Selatan. Itu mi (itulah) yang kita sebut Paradise Sulawesi Selatan,” terang Jufri yang suka melafalkan sesuatu dalam Bahasa Makassar dengan dialek Makassar pula.

Bahkan Bahasa Makassar, Bugis, Toraja, dan juga Mandar dengan ragam dialognya adalah bagian dari pesona wisata, tidak merasa malu disebut “Sulsel banget”. Begitupun perjalanan wisata yang menjadikan rumah ibadah dan tempat-tempat suci sebagai tujuan berwisata.

_l”Hampir dua tahun kita stagnan dengan kondisi Pandemi COVID-19 ini, maka kali ini kita sepakat untuk mendorong kembali dengan semakin membaiknya kondisi yang ada di Sulawesi Selatan. Semua potensi kita geliatkan lagi, industri kreatif kita dorong dan kita bantu hubungkan dengan jasa perbankan untuk mendapat suntikan dana stimulan,” pungkasnya.

Tourism Paradise yang digaungkan kata Jufri mendasari konsep promosi pariwisata yang dijalankannya. Untuk mewujudkan itu, pihaknya terus membangun sinergi dengan Pelaku Industri Pariwisata, Asosiasi Pariwisata, akademisi, dan stakeholder lainnya.

“Alhamdulillah, Bapak Plt Gubernur terus mendorong, mensupport kita agar kegiatan di bidang kepariwisataan mulai dibangkitkan kembali dengan tetap menjaga standar protokol COVID-19,” jelasnya.

Event pariwisata mulai dihelat, satu diantaranya Sulsel Great Sale 2021 yang diharapkan dapat memicu meningkatnya laju perekonomian dengan kehadiran masyarakat berbelanja. Membuka peluang bagi UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) untuk eksis lagi.

“Karena Sulsel adalah surganya pariwisata. berarti semua lini mendapat manfaat dari terbukanya kesempatan berwisata. Saat ini memang masih kita fokus wisatawan domestik, tapi kita harus sejak dini siap menyambut wisatawan mancanegara,” tegas Jufri.

Program yang dia namakan lengkap dengan “Tourism Paradise of South Sulawesi” akan dilaunching dalam beberapa waktu kedepan. Dia perkenalkan pula hastag #TourismParadise, #AyoKeSulselMaki, #ParadiseSulsel, #TourismParadiseofSouthSulawesi disamping hastag yang sudah ada sebelumnya untuk mendukung program itu seperti #AyoKeSulsel, #KeSulselAja, VisitSulsel, #VisitSulawesiSelatan dan sebagainya. [Al/Az]

Suriadi

Share
Published by
Suriadi

BERITA TERKAIT

Pelantikan Ketua KNPI Sulsel Dihiasi Dukungan Tokoh Nasional dan Daerah

MAKASSAR, Trotoar.id — Pelantikan Vonny Ameliani Suardi sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi…

13 jam ago

Evaluasi PAD Triwulan I, Syaharuddin Alrif Instruksikan OPD Akselerasi Penggunaan QRIS

SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola…

17 jam ago

Tiga Ketua Umum KNPI Resmi Lantik Vonny Ameliani Pimpin KNPI Sulsel 2026–2029

MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani Suardi resmi dilantik sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI)…

17 jam ago

Pemprov Sulsel Perkuat Integrasi Pengelolaan SDA Jeneberang, Sidang TKPSDA Bahas Sistem Informasi dan Kolaborasi Nasional

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat integrasi pengelolaan sumber daya air melalui…

18 jam ago

Sidrap Kian Dekat Jadi Ibu Kota Angin Nasional, Investor Jerman Siap Bangun PLTB 100 MW

SIDRAP, TROTOAR.ID — Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) kembali menarik perhatian investor global di sektor energi…

18 jam ago

Terima Audiensi Kawan UMKM, Wawali Makassar Aliyah Mustika Ilham Dukung MULIA EXPO 2026

MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi Komunitas Kawan UMKM…

19 jam ago

This website uses cookies.