Categories: DaerahMetro

Inovasi ‘Getar Dilan’ Resmi Terima Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik 2021

Trotoar.id, Luwu Utara — Inovasi Getar Dilan atau Gerakan Tanam Sayur di Lahan Pekarangan secara resmi mendapat Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Tjahjo Kumolo, pada ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tahun 2021, Selasa (9/11/2021).

Puncak pemberian penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik dilakukan secara virtual.

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, memperlihatkan piala dan piagam penghargaan dengan melakukan selebrasi 19 detik di hadapan Menteri PANRB.

Ia didampingi inovator Getar Dilan, Alauddin Sukri; Kadis Perikanan dan Ketahanan Pangan, Muharwan; Kabag Organisasi, Muhammad Hadi; Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP); dan Tim Pelaksana Warkop Indah. Bupati Indah menerima penghargaan dari Aula La Galigo Kantor Bupati.

Bupati Indah Putri Indriani berharap inovasi Getar Dilan tetap menjaga keberlanjutannya. Karena menurut dia, salah satu kekuatan inovasi ini terletak pada gerakan serentaknya dengan pelibatan masyarakat bersama penyuluh pertanian, dalam hal ini BPP.

“Kekuatan Getar Dilan ada di gerakan serentaknya dan luas cakupannya. Nah, sekarang PR-nya adalah tinggal menjaga keberlanjutan dari inovasi ini,” jelas Indah Putri Indriani.

Tak kalah pentingnya, kata dia, seberapa besar dampak yang ditimbulkan dari adanya inovasi Getar Dilan terhadap masyarakat itu sendiri.

“Intinya adalah seberapa besar dampak yang ditimbulkan dari inovasi ini, dan itu harus bisa diukur. Pertama, harus bisa menjawab kebutuhan masyarakat; kedua, bagaimana konsistensinya; ketiga, bagaimana menjaga keberlanjutannya; dan keempat adalah komitmen,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pada KIPP 2021 ini terpilih 55 inovasi terbaik yang terdiri atas Top 45 Inovasi Pelayanan Publik, Top 5 Replikasi Inovasi Pelayanan Publik, dan 5 Pemenang Outstanding Achievement of Public Service Innovation.

Melansir website resmi Kementerian PANRB, hasil KIPP nantinya akan dilombakan di tingkat internasional, yakni United Nations Public Service Awards (UNPSA) yang diselenggarakan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Sementara bagi pemda yang inovasinya masuk Top Inovasi Pelayanan Publik Terpuji, akan mendapat hadiah berupa Dana Insentif Daerah. (LH)

ANTI CIBOL

Share
Published by
ANTI CIBOL

BERITA TERKAIT

Serius Tangani Anak Putus Sekolah, Wali Kota Munafri Kerahkan Tim ATS Jemput Siswa Kembali Sekolah

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan…

3 jam ago

Walk Out dari Mubes, IKAFE Ingin IKA Unhas Lebih Berdampak

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Musyawarah Besar (Mubes) IKA Unhas yang digelar pada 1–3 Mei 2026 di…

7 jam ago

Sekretaris Kwarcab Sidrap Buka Musyawarah Ranting Baranti 2026

SIDRAP, Trotoar.id — Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Baranti menggelar Musyawarah Ranting (Musran) Tahun 2026…

19 jam ago

Di Pelantikan HDCI, APPI Tawarkan Makassar sebagai Pusat Touring Nasional

MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut positif berbagai event berskala nasional maupun…

19 jam ago

Pesan Wabup Nurkanaah untuk Wisudawan UT: Berikan Kontribusi Terbaik bagi Daerah

SIDRAP, Trotoar.id — Wakil Bupati Sidenreng Rappang, Nurkanaah, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada acara wisuda…

19 jam ago

Makassar Tembus Peringkat Nasional Kota Toleran

MAKASSAR, Trotoar.id — Kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali menorehkan pengakuan di level nasional.…

20 jam ago

This website uses cookies.