trotoar.id, Jakarta—Ustadz Yusuf Muhammad Martak menyebut bahwa Buzzer itu adalah ternak.
Bahkan pihaknya, kata dia, kerap melaporkan buzzer namun nyaris tak pernah ada yang diproses hukum.
“Mereka merasa kebal hukum, jadi terus-terusan begini,” bebernya.
Baca Juga :
Orang-orang yang dimaksudnya, “Contohnya ada banyak, Abu Janda, Denny Siregar, dan lain sebagainya itu kan jelas-jelas, Ade Armando,” ungkapnya.
Menurutnya nama-nama itu bukan lagi rahasia sehingga ia menyebutkannya.
“Mereka menyerang orang, saya pun kenal saja tidak tapi sebut-sebut saya,” terangnya.
Ia menyarankan jika melakukan kritik sebaiknya yang bersifat konstruktif dan tidak menjelek-jelekkan orang lain.
Hal itu disampaikan oleh Yusuf Martak lewat tayangan YouTube Refly Harun, Selasa, 9 November 2021.
Sementara ada banyak masalah di Indonesia ini tetapi, kata dia, sebagian orang memiliki keterbatasan untuk bersuara.
“Contoh masalah Omnibus Law, ini kan semua kayak dipaksakan di saat musim pandemi, UU Minerba, UU penggunaan dana Covid ini kan aneh, harusnya diaudit,” ungkapnya. [Ltf]




Komentar