Tahun Ini Tercatat Ada 26 Orang Dengan Gangguan Jiwa di Bulukumba, Begini Tanggapan Wabup Edy Manaf

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Selasa, 16 November 2021 18:48

Tahun Ini Tercatat Ada 26 Orang Dengan Gangguan Jiwa di Bulukumba, Begini Tanggapan Wabup Edy Manaf

trotoar.id, Bulukumba – Banyaknya orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) membuat Pemerintah Kabupaten Bulukumba tergerak untuk melakukan penanganan secara serius kepada warga yang berstatus ODGJ.

Data menunjukkan jumlah pasien ODGJ Berat dalam 3 tahun terakhir ini mengalami peningkatan. Pada tahun 2019 sebanyak 331 kasus, meningkat hampir 100 persen pada tahun 2020 menjadi 626 kasus dan pada triwulan ketiga tahun 2021 kembali meningkat menjadi 808 kasus.

Arham, dari Dinas Kesehatan menyebutkan data tersebut didapatkan berdasarkan keaktifan fasilitas pelayanan kesehatan melakukan deteksi dini bekerja sama dengan lintas sektor dalam hal penanganan secara dini pasien dengan gangguan jiwa.

“Adapun untuk kasus pemasungan ODGJ terjadi penurunan dari 34 kasus tahun 2020 menjadi 26 kasus tahun ini,” ungkap Arham.

Olehnya itu Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Kesehatan, lanjut Arham menginisiasi pembentukan Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) secara terpadu yang melibatkan lintas sektor.

“Tim ini akan melakukan pemetaan masalah kesehatan jiwa masyarakat, dan selanjutnya menyusun rencana strategis dalam penanganannya,” kata Arham pada pertemuan lintas sektor dalam rangka pembentukan TPKJM, di Aula Bappeda, Selasa, 16 November 2021.

Sementara itu Wakil Bupati Edy Manaf menyampaikan keprihatinannya terkait data banyaknya jumlah pasien ODGJ. Sehingga penting dilakukan langkah pencegahan dini dan penanganan yang lebih serius, untuk mencegah terjadinya berbagai dampak sosial lainnya.

“Tim pelaksana yang terbentuk nantinya harus lebih responsif dan lebih tanggap, baik dengan pendekatan promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitasi secara menyeluruh dan berkesinambungan dengan pelibatan masyarakat,” pinta Edy Manaf.

Edy Manaf berharap melalui pembentukan TPKJM mendorong terciptanya sistem pelayanan bagi ODGJ tingkat Kabupaten Bulukumba, sehingga jelas SOP penanganannya dan tidak ada lagi saling lempar tanggung jawab.

Dan yang lebih penting, menurut Edy Manaf, semangat kepedulian harus ditumbuhkan di tengah masyarakat untuk membantu keluarga yang memiliki pasien ODGJ agar bisa sembuh dan normal kembali.

“Dalam menangani ODGJ, bukan hanya pendekatan kesehatan, tapi pendekatan kerohanian juga penting dilakukan,” sahutnya. [Addi]

 Komentar

Berita Terbaru
Metro03 September 2026 23:57
Logo HUT ke-419 Makassar Tak Bisa Asal Jadi, Desainer Wajib Lolos Seleksi Portofolio
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar tidak ingin logo Hari Jadi ke-419 Kota Makassar lahir sekadar dari kompetisi desain. Tahun ini, pros...
Metro03 September 2026 23:51
Gubernur Sulsel Beber 4 Keunggulan MYP Rp3,7 Triliun: Kualitas Terjaga, Anggaran Lebih Efisien
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mengandalkan skema Multi Years Project (MYP) untuk mengejar ketuntasan pembangunan infra...
Metro03 September 2026 23:40
Jembatan Kembar Barombong Dikebut Appi, Tiga Bidang Lahan Masih Diperebutkan
MAKASSAR, Trotoar.id — Keinginan Pemerintah Kota Makassar mempercepat pembangunan Jembatan Kembar Barombong kembali berhadapan dengan persoalan klas...
Metro03 September 2026 23:36
Bupati Sidrap Pangkas Anggaran Tak Bermanfaat, APBD Perubahan 2026 Harus Kembali ke Rakyat
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, memberikan penekanan keras dalam penyusunan APBD Perubahan Tahun Anggaran...