Dewan Minta Dinsos dan BKD Lacak ASN Penerima Bansos PKH di Sulsel

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 23 November 2021 09:00

Dewan Minta Dinsos dan BKD Lacak ASN Penerima Bansos PKH di Sulsel

Kadinsos Akui Temukan ASN Sebagai Penerima PKH

Trotoar.id, Makassar — Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Sulsel dalam rapat kerja bersama Sosial mempertanyakan soal pernyataan menteri Menpan RB dan Sosial yang menyatakan ada sekitar 31 Ribu ASN di tanah Air yang ikut menikmati program Bantuan Keluarga Harapan (PKH) 

Hal itu dipertanyakan oleh anggota Komisi E Jhon Rende Mangontan dalam rapat, dia i gi  tahu apakah dari 31 ribu tersebut ada ASN buang berasal dari sulsel

“Kita mau klarifikasi soal apakah ada ASN di Sulsel  yang ikut menikmati program Keluarga Harapan (PKH) sebab pernyataan menteri menyebutkan ada 31 Ribu ASN yang menikmati program untuk keluarga miskin tersebug,” Katanya 

Hingga dia meminta kepada adinas soal untuk segra melakukan verifikasi mengenai pihak yang berhak atau tidak berhak menerima program yang diperuntukkan bagi warga miskin  tersebut 

“Kita ingin tahun apakah ada 31 ribu itu ada ASN dari Sulsel, kalau kita mau jumlahnya berapa,” Latanya 

Sebab beredar kabar jika ada sekitar 1.000 ASN di Sulsel yang menikmati programnya PKH tersebut. 

Sementara kepala dinas Sosial provinsi Sulsel Andi Bintang irawan mengatakan, jika data penerima Bantuan sosial memang ada pada institusinya, namun belum diketahui apakah dari 35 ribu penerima di Sulsel ada ASN yang ikut menerima 

“Kita belum punya data soal apakah ada ASN yang menerapkan bantuan Sosial dari kemensos, kita akan mendata sekaligus melakukan verifikasi bersama BKD” Katanya 

Dia mengatakan, untuk melacak ASN apakah berdaftar sebagai penerima atau tidak sangat mudah dilakukan sebab penerima PKH berbaNINanti kita sesuaikan dengan sistem di yang ada BKD, baik di provinsi maupun di kabupaten kota 

“BKD punya sistem pendataan pegawai berbasis  Nik, nanti kita lacak melalui NIK, kalau memang ada kita akan keluarkan dia, dikeluarkan,” Katanya 

Dia juga mengakui jika dirinya pernah menemukan beberapa ASN yang terdaftar sebagai penerima program PKH, bahkan dirinya meminta kepada ASN tersebut untuk  mengajukan pengunduran diri sebagai penerima

“Memang saya pernah temukan ada ASN di Sulsel sebagai penerima PKH, tapi saya tdk tahu apakah dia sudah mengundurkan diri sebagai penerima atau tidak,” Ucapnya 

Trotoar.id, Makassar — Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Sulsel dalam rapat kerja bersama Sosial mempertanyakan soal pernyataan menteri Menpan RB dan Sosial yang menyatakan ada sekitar 31 Ribu ASN di tanah Air yang ikut menikmati program Bantuan Keluarga Harapan (PKH) 

Hal itu dipertanyakan oleh anggota Komisi E Jhon Rende Mangontan dalam rapat, dia i gi  tahu apakah dari 31 ribu tersebut ada ASN buang berasal dari sulsel

“Kita mau klarifikasi soal apakah ada ASN di Sulsel  yang ikut menikmati program Keluarga Harapan (PKH) sebab pernyataan menteri menyebutkan ada 31 Ribu ASN yang menikmati program untuk keluarga miskin tersebug,” Katanya 

Hingga dia meminta kepada adinas soal untuk segra melakukan verifikasi mengenai pihak yang berhak atau tidak berhak menerima program yang diperuntukkan bagi warga miskin  tersebut 

“Kita ingin tahun apakah ada 31 ribu itu ada ASN dari Sulsel, kalau kita mau jumlahnya berapa,” Latanya 

Sebab beredar kabar jika ada sekitar 1.000 ASN di Sulsel yang menikmati programnya PKH tersebut. 

Sementara kepala dinas Sosial provinsi Sulsel Andi Bintang irawan mengatakan, jika data penerima Bantuan sosial memang ada pada institusinya, namun belum diketahui apakah dari 35 ribu penerima di Sulsel ada ASN yang ikut menerima 

“Kita belum punya data soal apakah ada ASN yang menerapkan bantuan Sosial dari kemensos, kita akan mendata sekaligus melakukan verifikasi bersama BKD” Katanya 

Dia mengatakan, untuk melacak ASN apakah berdaftar sebagai penerima atau tidak sangat mudah dilakukan sebab penerima PKH berbaNINanti kita sesuaikan dengan sistem di yang ada BKD, baik di provinsi maupun di kabupaten kota 

“BKD punya sistem pendataan pegawai berbasis  Nik, nanti kita lacak melalui NIK, kalau memang ada kita akan keluarkan dia, dikeluarkan,” Katanya 

Dia juga mengakui jika dirinya pernah menemukan beberapa ASN yang terdaftar sebagai penerima program PKH, bahkan dirinya meminta kepada ASN tersebut untuk  mengajukan pengunduran diri sebagai penerima

“Memang saya pernah temukan ada ASN di Sulsel sebagai penerima PKH, tapi saya tdk tahu apakah dia sudah mengundurkan diri sebagai penerima atau tidak,” Ucapnya 

Penulis : Lutfi

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah15 April 2026 18:58
DWP Sidrap Ikuti Halalbihalal dan Peringatan Hari Kartini DWP Pusat Secara Daring
SIDRAP, Rrotoar.id — Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sidenreng Rappang bersama DWP tingkat kecamatan se-Sidrap mengikuti kegiatan H...
Daerah15 April 2026 18:21
Bupati Andi Rahim Dilantik sebagai Wakil Ketua Bidang Diplomasi Maritim ASPEKSINDO 2025–2030
JAKARTA, Trotoar id — Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, resmi mengemban amanah baru di tingkat nasional setelah dilantik sebagai Wakil Ketua B...
Metro15 April 2026 17:29
Wawali Makassar Terima Audiensi MPM UNM, Bahas Pekan Parlemen 2026
MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima audiensi Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Universitas Negeri Makass...
Metro15 April 2026 17:05
Wali Kota Makassar Tolak Pengadaan Randis Baru
MAKASSAR, Trotoar.id — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengambil langkah tegas dalam pengelolaan anggaran daerah dengan menolak pengadaan ken...