Trotoar.id Makassar — Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan membahas kelanjutan pembangunan Stadion Mattoangin dan stadion Barombong
Rapat komisi E di pimpin langsung ketua Komisi E Rusdin Tabi dan didampingi wakil ketua Komisi Sofian Hamid dan Rezki Mulfiati Lutfi
“Untuk stadion kita sedang membahas nya dalam rapat dan belum disepakati berapa anggaran yang dialokasikan untuk apem bangunan stadion Mattoangin,” Kata ketua Komisi E Rusdin Tabi
Menurutnya, untuk anggaran stadion belum final seperti diajukan oleh pemerintah, lantaran beberapa anggota Komisi menilai jika masa jabatan gubernur tersisa 2 tahun lagi dan bisa saja pembangunan stadion kembali mangkrak seperti pembangunan stadion Barombong
Olehnya itu dia bersama dengan Komisi E untuk merasionalisasikan anggaran yang diajukan, mengingat untuk pembangunan stadion membutuhkan anggaran sebesar Rp 376 miliar
“Kita akan carikan solusinya dulu, yang jelas ada anggaran APBD tahun 2022 yang akan membiayai pembangunan stadion, namun besarannya kita belum tahu, bisa lebih kecil dari usulan pemerintah dan bisa juga lebih besar dari usulan pemerintah, ” Jelansya
Dia juga tidak ingin stadion Mattoangin yang telah menyerap anggaran yang cukup besar itu akan menjadi jadi bangunan yang mangkrak, karena bisa saja kepemimpinan selanjutnya tidak sejalan dengan kepemimpinan sebelumnya
Hingga dia berkata kesalahan awal karena DPRD menilai ambisi pemerintah provinsi untuk menghadirkan ikon baru di kota makassar, Namun keuangan tidak mampu membiayai pembangunan stadion.
Dia ingin agar kiranya, pemerintah bisa mencarikan solusi pe danaan stadion Mattoangin agar kiranya pembangunan lembalinstdion bisa selesai sebelum masa jabatan gubernur berakhir pada September 2023 mendatang.




Komentar