Sinjai—Terkait dua orang dokter di Kabupaten Sinjai yang digerebek di salah satu wisma kini dilapor ke polisi.
Laporan polisi bernomor TBL/172/XII/2021RES SINJAI itu disebutkan terlapor (AB) diduga telah berzina usai ditemukan berduaan di dalam kamar Wisma Thalita, Jl Sultan Isma, Kecamatan Sinjai Utara saat razia anggota Satpol PP Kabupaten Sinjai.
Kasatreskrim Polres Sinjai Iptu Abustam mengatakan laporan itu dilayangkan oleh Istri sah dari oknum dokter tersebut.
Baca Juga :
“Laporannya itu dijelaskan kalau suami dari pelapor ini telah kepergok selingkuh dan diduga telah berzina di sebuah wisma,” ujarnya.
Sehingga atas laporan itu, polisi akan kemudian melakukan penelusuran dan dalam waktu dekat akan memeriksa saksi-saksi.
Usai pemeriksaan bukti dan saksi itu dilakukan, lanjut dia, selanjutnya akan memanggil oknum dua dokter sebagai terlapor dalam peristiwa tersebut.
“Jadi nanti kami akan panggil kedua terlapor ini untuk diperiksa, jika terbukti melanggar hukum maka kami tahan sesuai ketentuan Undang-Undang yang dipersangkakan,” terang polisi berpangkat dua balok itu.
Diberitakan sebelumnya, Sepasang dokter bukan suami istri diciduk Satpol PP di Kabupaten Sinjai. Keduanya terjaring operasi.
Keduanya masing-masing berinisial AB dan WD. Diketahui merupakan sepasang dokter yang kedapatan bermesraan di kamar salah satu wisma di Jalan Sultan Isma, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Sulsel.
Mereka diciduk oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sinjai. Senin malam, (29/11/2021)
Kepala Dinas Satpol PP dan Damkar Sinjai, Agung Budi Prayogo membenarkan penggerebekan yang dilakukan anggotanya.
“Iya betul, kemarin telah dilakukan penggerebekan di wisma. Telah diamankan dokter AB dan WD dan telah diserahkan ke Dinas Kesehatan untuk proses selanjutnya,” ungkapnya.
Agung menjelaskan, masing-masing dokter tersebut bertugas di dua tempat yang berbeda.
“AB bertugas di Puskesmas Sinjai Tengah dan WD bertugas di RSUD Sinjai,” tambahnya.
Menurut informasi, kedua dokter itu diduga berstatus PNS dan tergabung dalam organisasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Sinjai.
Menurut Agung, dokter pria diketahui berinisial AB dan telah memiliki istri. Lalu dokter WD diketahui bertugas di RS di Sinjai.
“Dia ASN dua-duanya,” ungkap Agung.
Terpisah, Ketua IDI yang juga Direktur RSUD Sinjai, dr Kahar Anies merasa prihatin atas adanya kejadian tersebut.
“Secara personal IDI tidak mencampuri karena privasi,” tutupnya. (Tim)



Komentar