Trotoar.id, Makassat — Pengusaha asal Kabupaten Pinrang Usman Marham angkat bicara soal namanya diseret sebagai pendana bagi salah satu calon rektor dalam pemilihan rektor Universitas Hasanuddin Makassar
“Tidak benar jika saya di sebut mendanai salah seorang calon rektor unhas, apa lagi saya bukan Alumni dari Unhas dan tidak memiliki hak suara dan kepentingan pada pemilihan rektor Unhas, ” Ucapnya
Sehingga dia meminta kepada pihak yang menyeret namanya sebagai Cukong u tim bertanggung jawab, sebab informasi jika dirinya menjadi cukong dalam Pemilihan rektor adalah fitnah dan informasi Bohong.
Baca Juga :
Dia mengaku jika dirinya memang kenal dan dekat sama seorang calon rektor Unhas, namun dirinya tidak memiliki kapasitas dan kemampuan untuk menjadi cukong pada pemilihan rektor unhas
“Memang saya kenal Prof Jamaluddin Jompa, dia senior saya dan kakak saya, dan saya tahu persis kapasitas beliau sehingga lolos tugas besar calon rektor Unhas,” Katanya
Usman Marham juga menyinggung soal kedekatan dirinya dengan mantan Kapolda Sulsel, Burhanuddin Andi, dia mengaku mengenal mantan kapolda Sulsel jauh sebelum Burhanuddin Andi menjabat sebagai ke polda Sulsel.
“Saya intens berkomunikasi dengan Beliau (Burhanuddin Andi) tapi komunikasi saya sebatas komunikasi adik kakak, saja tidak ada komunikasi kami membahagiakan soal calon rektor Unhas, ” Katanya
Hingga Usman Marham meminta kepada Media yang menyebut namanya sebagai cukong untuk segera melakukan klarifikasi soal pemberitaan yang menyeret namanya
Sebab dia sama sekali tidak pernah dikonfirmasi soal informasi yang dimuat media online, bahkan dia menyebut informasi itu adalah Hoax yang di buat dan menyeret namanya untuk mengacaukan pemilihan rektor Unhas
“Saya tidak pernah di konfirmasi, dan jelas berita ini Hoax saya berharap media yang membuat Hoax untuk segera meluruskan, jangan sampai akan merugikan dan merusak proses pemilihan rektor Unhas, ” Ucapnya
Sebelumnya beredar di media online, yang menyebut Usman Marham sebagai cukong atau pendana untuk membantu keterpilihan salah satu calon rektor unhas.




Komentar