Asyik! Bupati Bantaeng Traktir Ngopi Warganya yang Ikut Vaksin

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Jumat, 17 Desember 2021 22:06

Asyik! Bupati Bantaeng Traktir Ngopi Warganya yang Ikut Vaksin

BANTAENG – Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin mendatangi seorang pedagang kaki lima di lokasi Vaksinasi di Camba Lojong, Kecamatan Bissappu, Jumat, 17 Desember 2021. Dia memberikan segenggam uang ratusan ribu, sambil bertanya ke pedagang itu.

“Apa yang dijual ini?” Tanya Ilham Azikin. “Kopi, cemilan sama indomie, pak,” kata pedagang itu. 

“Ini ada uang, saya beli ini jualan ta. Jangan kasi bayar masyarakat yang ikut vaksin nah,” kata Ilham Azikin. 

Pedagang itu kaget. Dagangannya hari itu laris. Dia lalu membagikan jualannya sama masyarakat yang ikut vaksin. “Kesini ki belanja, pak Bupati yang traktir,” kata pedagang itu. 

Baca Juga  300 Karyawan FKS Ikuti Program Vaksinasi

Warga di Camba Lojong merasa senang dengan kehadiran Bupati Bantaeng saat memantau proses vaksinasi itu. Mereka lalu berganti-gantian berfoto selfie bersama dengan bupati bergelar doktor pemerintahan itu. 

Ratusan warga di Camba Lojong mengikuti vaksinasi di rumah seorang warga setempat. Gerakan vaksinasi di Camba Lojong ini adalah gerakan masyarakat yang berniat untuk divaksin.

“Ini mobilisasinya atas inisiatif masyarakat sendiri. Makanya, vaksinasinya dilakukan di rumah masyarakat. Kita di Dinkes hanya memfasilitasi vaksinator dan perlengkapan vaksin,” kata Kepala Dinas Kesehatan, dr Andi Ihsan. 

Proses vaksinasi di desa dan kelurahan di Bantaeng terus dilakukan di sejumlah titik. Selain di Camba Lojong, vaksinasi juga dilakukan di kantor lurah Lembang Gantarangkeke dan kantor Lurah Banyorang. Ratusan warga memadati vaksinasi tersebut. 

Baca Juga  Kabupaten Barru 'Gagal' Vaksinasi Tahap Awal, Nyaris Seluruh Pejabatnya Tekanan Darah Tinggi

Sejauh ini, pemerintah Kabupaten Bantaeng terus menggenjot vaksinasi di sejumlah titik berbasis desa dan kelurahan. Tenaga vaksinator dikerahkan di daerah-daerah yang belum mencapai syarat herd immunity sebanyak 70 persen masyarakat yang vaksin.

Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin terus mengajak kepada semua elemen masyarakat mulai dari kepala desa, lurah, dusun dan tokoh masyarakat untuk mendorong warganya patuh pada protokol kesehatan dan mengikuti vaksin. 

“Ini bukan soal persentase, ini kita lakukan karena kita semua ingin bisa lebih produktif di awal tahun. Oleh karena itu, mari ki semua vaksin,” katanya. 

Baca Juga  Segini Sebaran Vaksinasi Tahap II Lingkup Pemda Lutra. Setda Terbanyak, BPBD Paling Sedikit

Dia menambahkan, syarat herd immunity 70 persen masyarakat yang vaksin adalah salah satu cara untuk mencegah penyebaran Covid-19. Apalagi, pemerintah pusat telah mengumumkan jika varian baru Umicron telah ada di Indonesia. 

“Kemarin, saat bersama Kapolda Sulsel, kita vidcon dengan Presiden RI. Kami sudah menerima informasi jika varian baru Umicorn sudah ada di Indonesia. Kita tentu tidak ingin varian ini ada di Bantaeng. Jika 70 persen masyarakat Bantaeng telah divaksin, maka yang 30 persennya itu bisa terlindungi,” katanya. [Al]

 Komentar

Berita Terbaru
Politik05 November 2026 19:13
PKB Desak Kasus Dugaan Penyadapan Diusut Tuntas, Syamsul Rizal Dorong Forensik Digital
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendesak aparat terkait mengusut tuntas dugaan penyadapan yang disebut menyasar sejumlah toko...
Parlemen05 November 2026 18:33
Syamsul Rizal Bedah Sosialisme Islam di Makassar, Prof Tahir Kasnawi Sebut Sejalan dengan Pancasila
MAKASSAR, Trotoar.id — Keadilan ekonomi, ketimpangan sosial, dan keberpihakan terhadap masyarakat kecil menjadi sorotan dalam kegiatan sosialisasi d...
Metro05 November 2026 17:24
Makassar Raih Terbaik I Nasional Program KB 2026, Enam Inovasi DPPKB Jadi Penentu
JAKARTA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin, M...
Metro05 November 2026 16:21
Penyintas Kanker Berbagi Pengalaman, TP PKK Makassar Perkuat Edukasi Deteksi Dini Penyakit
MAKASSAR, Trotoar.id — Kesadaran menjaga kesehatan tidak cukup hanya dibangun ketika tubuh mulai merasakan sakit. Pemeriksaan sejak dini menjadi lan...