MAKASSAR—Sekretariat Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) di Jakarta kabarnya ada yang blokade, pada Selasa, (14/12) dinihari lalu.
Pemblokadean tersebut mengatasnamakan perwakilan dari PKC dan cabang yang ada di Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Sulawesi Selatan (Sulsel).
Hal itu direspon oleh seluruh ketua cabang se-Sulsel melalui pertemuan Zoom Meeting Application, pada Kamis, (16/12) malam.
Baca Juga :
Ketua Cabang PMII Kabupaten Gowa, Urwah Rahmadi mengatakan, insiden yang dialami oleh Sekjen PB PMII merupakan tindakan yang fatal.
“Oknum yang mengatasnamakan PKC Sulsel dan Cabang se-Sulsel adalah orang-orang yang tidak memahami konstitusi. Terlebih adanya insiden pemukulan memakai botol air minum, merupakan tindakan yang tidak mencerminkan sebagai kader PMII. Dan ini menandakan bahwa tujuannya salah, dan wajib hukumnya diberikan sanksi tegas,” katanya.
“Apa yang sedang terjadi adalah ulah sebagian oknum yang mengklaim dirinya dari Sulsel dan Sultra, karena tidak mau melihat PMII lebih baik. Oleh sebab itu, berbagai cara dilakukan untuk kepentingannya sendiri, jelas bahwa itu pelanggaran berat terhadap organisasi,” tambahnya.
[Alam]




Komentar