Singgung Haluan Negara, Aparat dan Buzzer, Yusuf Martak: Jihad Kami Membela Agama Allah

Awal Febri
Awal Febri

Senin, 27 Desember 2021 16:36

Yusuf Martak (Ari Saputra/detikcom)
Yusuf Martak (Ari Saputra/detikcom)

JAKARTA—Yusuf Martak menegaskan bahwa dirinya  menantang para penista agama untuk berhadapan langsung dengan dirinya.

Ketua Gerakan Nasional Pembela Fatwa (GNPF) Ulama ini juga menyinggung para buzzer yang hanya berani di media sosial saja.

Kesempatan tersebut adalah penantian bagi dirinya untuk senantiasa berada dan membela agama Allah SWT.

“Karena kesempatan ini adalah kesempatan yang saya nanti-nantikan sebagai lahan jihad kami membela agama Allah,” kata Yusuf Martak, dikutip trotoar.id via RMOL, Minggu (25/12).

Baca Juga  Danny Tinjau Gudang Logistik Pemilu, Pastikan Semua Siap

Saat ini, kata dia, banyak yang mengaku beragama Islam tetapi aslinya Islamofobia dan seperti menjadi komunis gaya baru.

Contohnya, kata dia, banyak laporan pada orang yang terindikasi penista agama tidak ditindak aparat.

“Apakah apabila aparat tidak menindaklanjuti laporan-laporan masyarakat lalu pimpinan aparatnya ditegur oleh Presiden?” katanya.

Baca Juga  Rakornas III Forum Dewan Pendidikan Indonesia Digelar di Makassar

“Mustahil orang yang beragama Islam rela membayar buzzer-buzzer penjilat untuk agamanya dihinakan dan dinista, berarti mereka aslinya adalah komunis gaya baru yang sedang menyusun kekuatan,” ujarnya.

Yusuf Martak lantas mengingatkan kepada aparat penegak hukum untuk tidak terus-menerus cuek dengan tidak mengambil tindakan pada para penista yang menggaduhkan negara.

Baca Juga  Pemkab Sidrap Jajaki Kerja Sama Energi Terbarukan dengan Solar Karya Energy

Selain itu, Yusuf Martak juga mengingatkan kepada para buzzer dan penista simbol agama Islam, khususnya Tuhan Allah, Rasul, dan Kitab Alquran.

“Semoga semua agama, negara dan bangsa kita dibebaskan dari pengacau-pengacau bayaran cukong serta NKRI mendapat pemimpin yang seratus persen mencintai negara dan bangsanya serta tidak tergantung dengan negara lain terutama negara yang berpaham komunis,” tambahnya.

Penulis : Red

 Komentar

Berita Terbaru
Politik25 Oktober 2026 11:59
Eks Wakil Bupati Sidrap Mahmud Yusuf Perkuat Golkar Sulsel, Emban Misi Kemanusiaan
8 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Partai Golkar Sulawesi Selatan memperkuat barisan kepengurusannya dengan menghad...
Metro24 Oktober 2026 21:57
Fatmawati Rusdi: Sulsel Siap Jadi Simpul Produksi dan Distribusi Pangan Sulampua
11 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Sulawesi Selatan memperkuat posisinya sebagai salah satu sentra produksi sekali...
Metro24 Oktober 2026 17:52
Sulsel Fest 2026 Hadirkan 60 UMKM, Sediakan 40 Stan Gratis
12 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Festival Koperasi dan UMKM Sulawesi Selatan 2026 (Sulsel Fest) menghadirkan pel...
Metro24 Oktober 2026 16:46
Aliyah Mustika Ilham Resmikan Identitas Baru MOMTOMOMS, Dorong Perempuan Saling Menguatkan
9 / 100 Didukung oleh Rank Math SEO Skor SEO MAKASSAR, Trotoar.id — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengapresiasi peran komunitas pe...