EKONOMI

Tarif Retribusi Sampah di Sinjai Dinaikkan, Berikut Jumlahnya Berdasarkan Kategori

Nuralamsyah
Nuralamsyah

Sabtu, 15 Januari 2022 23:26

Sampah berserakan di Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan, jadi perhatian publik, (2/2/21) | tim trotoar.id
Sampah berserakan di Kecamatan Sinjai Selatan, Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan, jadi perhatian publik, (2/2/21) | tim trotoar.id

SINJAI—Tarif retribusi sampah di Kabupaten Sinjai akan mengalami kenaikan, seiring dengan bertambahnya target yang ditetapkan di tahun 2022 ini sebanyak Rp 470 juta.

Rencananya, tarif retribusi sampah akan mengalami penyesuaian dari kategori rumah tangga yang sebelumnya Rp2.500 naik menjadi Rp 5.000.

Sedangkan untuk usaha dan kegiatan ekonomi, dari Rp 5.000 menjadi Rp10.000. Termasuk, tarif untuk retribusi sampah dari industri, perkantoran, dan sekolah menjadi Rp 25.000 per bulan.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Sinjai, Ramlan Hamid saat rapat koordinasi (rakor) tentang retribusi sampah di ruang pola kantor Bupati Sinjai, Kamis, (13/01/2022)

“Ini masih dalam tahap pengkajian. Dalam waktu dekat, akan terbit Peraturan Bupati (Perbup) terkait besaran retribusi sampah di Kabupaten Sinjai,” ungkapnya.

Selain adanya peningkatan capaian target retribusi sampah yang menjadi penyebab naiknya nominal pembayaran sampah, namun kata H Ramlan, hal tersebut dilakukan atas permintaan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Surat Edaran Permendagri Nomor 7 Tahun 2021.

“Sinjai merupakan daerah yang paling rendah tarif retribusi sampahnya se-Indonesia, sehingga Kementerian Dalam Negeri meminta kita untuk mengevaluasi kembali tarif retribusi sampah yang harus dipungut dari masyarakat,” tambahnya.

Ke depan, pihaknya juga akan mengubah model penarikan retribusi sampah dengan melibatkan para Ketua RT dan RW sebagai kolektor penarik retribusi.

“Kita akan mengubah model penarikan retribusi sampah di tahun 2022 ini dengan melibatkan unsur pemerintah paling bawah, jadi nanti ketua RT dan RW nanti yang akan menjadi kolektor pemungut biaya retribusi sampah,” jelasnya.

Dengan melibatkan RT dan RW, mantan Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian (Disperindag) dan Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sinjai itu mengatakan, informasi tentang kondisi lingkungan hidup di setiap wilayah akan mudah diketahui.

Rakor dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Sinjai Drs. Akbar, Asisten II Setdakab Sinjai A Ilham Abubakar, para Kepala OPD Pemkab Sinjai, para Camat, Lurah/Kepala Desa, serta sejumlah kepala lingkungan. [Alam]


 Komentar

Berita Terbaru
Metro28 Januari 2022 14:31
Bupati Bantaeng Titip Pesan Khusus untuk Pengurus IAI
Trotoar.id, Bantaeng --- Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin menghadiri pelantikan pengurus Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Kabupaten Bantaeng, di Balai ...
Daerah28 Januari 2022 11:41
Andi Utta: Jika Ada Panrita Lopi, Maka di Bulukumba Juga Panrita Bonsai
BULUKUMBA—Perkumpulan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Bulukumba menggelar Pameran dan Kontes Bonsai skala Nasional di Kabupaten Bulukumba, ...
sosial28 Januari 2022 11:30
Andi Sudirman Instruksikan BPBD Kirim Bantuan Korban Kebakaran di Bone dan Pangkep
MAKASSAR— Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel untuk mengir...
News27 Januari 2022 22:40
Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Kepulauan Selayar
MAKASSAR—Gempa berkekuatan Magnitudo 4,7 mengguncang wilayah Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan. Gempa terjadi pada Kamis (27/1/2022), pukul 20.20 ...