Anggota GMBI terlihat digelandang oleh kepolisian usai menggelar aksi.
BANDUNG—Wah! Polisi membeberkan hasil pemeriksaannya kepada massa aksi LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI).
Ternyata pendemo itu dibayar, bayarannya pun cukup variatif. Polisi menyebut ada yang dibayar Rp 20 ribu, Rp 30 ribu sampai Rp 50 ribu.
“Menurut keterangan mereka setelah tadi diperiksa, mereka ikut demo ada yang dibayar Rp 20 ribu, Rp 30 ribu sampai Rp 50 ribu,” kata Humas Polres Sumedang AKP Dedi Juhana.
Dalam aksi itu, polisi mengamankan 135 orang berkaitan demo ricuh di depan Mapolda Jabar, Kota Bandung.
Dari jumlah tersebut, 103 orang merupakan anggota ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) dan 32 lainnya warga bukan anggota GMBI.
Mereka yang diamankan itu selanjutnya akan dibina pihak Polres Sumedang.
“Tindakan selanjutnya akan dilakukan pembinaan kepada anggota GMBI dan masyarakat yang ikut demo di Polda Jabar kemarin,” tutur Dedi.
Sementars Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadicaksono meminta anggota GMBI tenang dan tak terpancing aksi kemarin.
Wirdhanto minta mereka menghargai proses hukum yang sedang berjalan.
“Kami menekankan agar para anggota LSM GMBI khususnya yang ada di Garut untuk tidak terpancing dan menghargai proses hukum yang sedang berjalan,” ujar Wirdhanto kepada wartawan, Jumat (28/1/2022). (*)
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan menegaskan bahwa evaluasi terhadap kinerja kepala SMA…
WAJO, TROTOAR.ID — Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Lagosi dan Desa Tonrong Tengnga, Kecamatan Pammana,…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Dinas Pendidikan Kota Makassar resmi membuka tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB)…
BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Upaya pelestarian budaya membatik terus digalakkan melalui kegiatan edukatif dan kreatif. Salah…
BARRU, TROTOAR.ID — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, bersama Wakil Bupati Abustan A. Bintang…
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Isu pengunduran diri sejumlah kepala sekolah tingkat SMA dan SMK di Sulawesi…
This website uses cookies.