BONE—Pengakuan warga Kabupaten Sinjai yang bawa pulang bayinya dari Rumah Sakit yang sudah jadi jenazah.
Warga tersebut bernama Asdar (29) yang membawa pulang jasad bayinya menggunakan sepeda motor.
Bayinya dinyatakan meninggal dunia oleh pihak RSUD Pancaitana, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel).
Baca Juga :
Ia menceritakan bahwa awalnya si bayi lahir di RSUD Kabupaten Sinjai dalam kondisi prematur.
Namun setelah lahir, bayi itu dirujuk ke RS Datu Pancaitana Kabupaten Bone, karena alasan medis.
“Sempat mendapat pertolongan tetapi Allah berkehendak lain,” kata Asdar.
Setelah si bayi meninggal, Asdar lalu meminta pihak RS Pancaitana Bone untuk mengantar jasad bayi menggunakan mobil ambulans.
Asdar minta agar bayinya diantar ke kediamannya di Lingkungan Batulappa, Kelurahan Samataring, Kecamatan Sinjai Timur, Kabupaten Sinjai.
Akan tetapi pihak RS berkata lain, akibat kekurangan biaya bayinya terpaksa dibawa pulang menggunakan motor.
Saat itu, Asdar diminta membayar Rp700 ribu, namun dirinya hanya punya Rp600 ribu sehingga tak jadi diantar.
“Kata pihak rumah sakit biayanya tidak cukup,” tutur Asdar.
Apalagi saat itu malam hari sekitar pukul 21.00 malam dan tiba di kediamannya pada pukul 22.30 Wita, Minggu, 30 Januari 2022.
Di lain sisi, Direktur Rumah Sakit Pancaitana Bone, dr Syamsiar tak berkomentar banyak mengenai hal ini.
Saat dikonfirmasi oleh wartawan, malah mengarahkan agar berkomunikasi dengan humasnya saja. (*)




Komentar