MAKASSAR—Salah seorang putra daerah di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), Andre Afrizal menanggapi pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) batu di Penajam Paser Utara.
Andre dengan nada sedih menanggapi pembangunan tersebut. Pasalnya, kata dia, putra-putra daerah tak dilibatkan.
Kekecewaan itu muncul lantaran tak dilibatkan baik dalam pembangunan maupun calon pemimpin otorita IKN.
Baca Juga :
“Karena sampai hari ini, itu tidak ada nama putra daerah yang dimunculkan, ini yang membuat kami sebagai putra daerah sedih,” ujarnya saat diwawancarai oleh trotoar.id, di Makassar, Selasa (1/2/2022).
Bagi Andre, ini menjadi pertanyaan besar. Mestinya, kata dia, putra daerah lah yang didorong untuk memimpin sehingga tidak sekedar ‘memindahkan’ Jakarta ke Kalimantan.
“Ini ada apa itu? Kenapa putra daerah tidak dimajukan, sebagai calon aja itu tidak ada, kenapa? Kenapa kami itu tidak dilibatkan?,” tutur Andre yang merupakan Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Balikpapan.
Padahal, kata dia, putra daerah lah yang memahami betul letak wilayah yang akan dijadikan IKN baru ini.
Ia mengungkap bahwa harapan besar putra daerah adalah dilibatkan dari semua aspek yang ada di IKN nantinya termasuk dalam hal pembangunan dan memimpinnya.
“Jangan semuanya dari pusat, tapi putra daerahnya juga dilibatkan,” ujarnya. (*)




Komentar