Pertanian maju

Bupati Bulukumba: Di Vietnam Petaninya Rata-rata Kaya, Kenapa Kita Tidak Bisa?

Awal Febri
Awal Febri

Kamis, 10 Februari 2022 21:00

Bupati Bulukumba, Andi Utta.
Bupati Bulukumba, Andi Utta.

BULUKUMBA, trotoar.id – Usai menghadiri Musrenbang Kecamatan Gantarang, Bupati Bulukumba Muchtar Ali Yusuf bersilaturahmi dengan Kepala Desa, Lurah, Kepala Dusun, Kepala Lingkungan se-Kecamatan Gantarang, Kamis 10 Februari 2022.

Silaturahmi itu dirangkaikan dengan pembagian Bibit Unggul yang berasal dari Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) Perusahaan milik Muchtar Ali Yusuf.

Lokasi pembagian bibit dilaksanakan di Desa Bontomacinna dan Desa Palambarae Kecamatan Gantarang.

Andi Utta sapaan akrabnya mengaku sengaja ingin menemui tokoh-tokoh masyarakat secara langsung, sembari mendengar kondisi di daerahnya. Sebab, ia menginginkan agar tak ada sekat antara dirinya dengan masyarakat Bulukumba.

“Saya mau terus ada kedekatan antara pemerintah dengan masyarakat. Saya berikan kebebasan bagi kita semua untuk berkomunikasi ke saya. Jangan dibatasi, sehingga kita lebih dekat dan tidak ada jarak,” ujar Andi Utta.

Terkait bibit unggul, Ia menyebut pentingnya reformasi di bidang pertanian untuk mengangkat ekonomi masyarakat. Salah satu caranya, tanaman yang tidak produktif diganti dengan bibit unggul.

“Hasil pengamatan saya di negara lain seperti Vietnam, petaninya rata-rata kaya. Kenapa kita tidak bisa?, sementara potensi dan lahan pertanian kita sangat menjanjikan,” katanya.

Dengan begitu, Andi Utta berharap agar masyarakat dapat merubah mindset dan pola pikir untuk lebih produktif. Bibit unggul itu katanya, akan dirasakan manfaatnya ke depan.

“Kalau produksi dan kualitasnya bagus, jangan pernah takut dengan pemasarannya. Pengusaha akan datang langsung ke sini. Walaupun tidak ada orang yang mau, maka saya siap bantu pasarkan,” katanya mencontohkan Keripik Nangka di daerah Malang.

Andi Utta juga mengajak warga untuk bersatu, bersama-sama membangun Kabupaten Bulukumba. Kata dia, beda dukungan di Pilkada itu biasa karena prinsip demokrasi adalah bebas mendukung, tapi harus santun. 

“Lupakan yang lalu. Beda pilihan kemarin semoga dijadikan pembelajaran ke depan. Yang kurang baik agar diperbaiki secara positif,” katanya sembari membeberkan alasannya kembali ke Bulukumba semata-mata untuk memajukan daerah.

Gusti, mewakili Kepala Desa Bontomasila mengaku salut dengan kehadiran Bupati Andi Utta. Terobosan bupati pun dinilainya mengejutkan.

“Terbuktilah sekarang slogan ‘Dikerja Bukan Dicerita’. Pemaparan Pak Bupati tadi di sektor pertanian, mengejutkan. Saya kaget dengan jenis bibit ini,” urainya. (*)

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen16 April 2026 16:26
Sekwan Sulsel Klarifikasi Isu Belanja Rumah Tangga Pimpinan DPRD
MAKASSAR, Trotoar.id — Sekretariat DPRD Provinsi Sulawesi Selatan memberikan klarifikasi terkait sorotan publik atas belanja rumah tangga pimpinan D...
Politik16 April 2026 16:19
Musda Golkar Sulsel Memanas, Sejumlah Nama Kuat Berebut Kursi Ketua
MAKASSAR, Trotoar.id  — Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan yang dijadwalkan berlangsung pada akhir April 2026 mulai meman...
Parlemen16 April 2026 16:08
Raker Perdana IPSI Makassar, Ketua Tekankan Soliditas dan Inovasi Program
MAKASSAR, Trotoar.id — Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kota Makassar menggelar rapat kerja (Raker) perdana kepengurusan di Hotel Grand Imawan, ...
Parlemen16 April 2026 16:04
DPRD Makassar Soroti Akta Kematian, Kunci Validitas Data Pemilih
MAKASSAR, Trotoar.id — Anggota DPRD Kota Makassar, Andi Makmur Burhanuddin, menyoroti pentingnya pengurusan akta kematian sebagai bagian krusial dal...