UNM

Disaksikan AHY, Prof Husain Syam Kukuhkan Jafar Hafsah Sebagai Guru Besar Ekonomi

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Kamis, 17 Februari 2022 17:51

Disaksikan AHY, Prof Husain Syam Kukuhkan Jafar Hafsah Sebagai Guru Besar Ekonomi

Trotoar.id, Makassar — Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Husain Syam mengukuhkan Jafar Hafsah sebagai Guru Besar Bidang Agribisnis, dan menjadi Guru Besar tidak tetap pada Fakultas Ekonomi 

Pengukuhan Politisi Partai Demokrat sebagai Guru Besar dilakukan di Ballroom Theater Lantai tiga Gedung Menara Phinisi UNM Makassar, Kamis 17 Februari

Pada pengukuhan terlihat hadir, ketua Umum Partai Demokrat yang juga direktur The Yudhoyono Institut Agus Harimurti Yudhoyono, bersama wakil ketua MPR Syarif Hasan dan Beberapa Senior Partai Demokrat 

Jafar Hafsah adalah seorang politisi, yang di usia tidak muda lagi, dan menghabiskan waktunya dalam dunia politik, dan menjadi dosen di beberapa perguruan tinggi. Serta menulis sejumlah buku yang konsen pada bidang pertanian 

Selain itu hadir pula Rektor IPB, Rektor Unhas, DPRD Sulsel, serta para elit Partai Demokrat Sulawesi Selatan. 

Rektor UNM Prof Husain Syam dalam usai mengukuhkan Jafar Hafsah mengatakan pengukuhan Guru besar hari ini tujuan sucinya lahirnya peraturan nomor 40 tahun 2012 dalam rangka penganugerahan guru besar tidak tetap. 

“Sebenarnya yang tidak tetap dosennya, tapi guru besarnya tetap, ” Katanya 

“Jafar Hafsah ini sudah sangat piawai dan mumpuni dalam menyampaikan pikiran didepan kita semua dalam bentuk orasi ilmiah sebagai bentuk pertanggungjawaban gelar akademik yang diperolehnya,” papar Prof. Husain Syam.

Jafar Hafsah dalam sambutannya mengatakan Agribisnis di era digitalisasi, dimana dia berpendapat, jika revolusi Industri mengalami puncaknya dengan lahirnya teknologi digital yang berdampak masif di seluruh dunia.

“Inovasi teknologi di agribisnis meliputi, layanan informasi untuk petani sayur, penerapan satelit, pemodelan cuaca, big data, dan internet of thing pada flat form berbasis android bagi petani,” jelasnya.

Jafar Hafsah yang telah menyandang gelar Profesor itu juga mengkritik upaya mewujudkan pertanian berkelanjutan di Indonesia yang mengalami tekanan.

Termasuk tekanan pengalihan lahan pertanian hingga terjadinya penyempitan lahan pertanian yang ada, yang mengakibatkan penurunan produksi hasil pertanian 

“Mulai penyempitan lahan dan pertumbuhan ruang kota yang tak terkendali, alih fungsi lahan pertanian dan menurunnya jumlah angkatan kerja pada sektor pertanian,” tugasnya.

Penulis : Upi

 Komentar

Berita Terbaru
Parlemen14 Juli 2026 19:01
Komisi E DPRD Sulsel “Kuliti” Dinas Pendidikan, Ribuan Siswa Tak Tertampung di SMA/SMK Negeri
Makassar, Trotoar.id — Komisi E DPRD Sulawesi Selatan melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel menyusul banyaknya ...
Metro14 Juli 2026 18:02
Makassar Jadi Laboratorium Digital Bansos, 6.000 Agen Disiapkan Awasi Akurasi dan Transparansi
Makassar, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar kembali mendapat panggung dalam agenda transformasi digital nasional. Kali ini, Kementerian Sosial R...
Metro14 Juli 2026 17:59
Pemkot Makassar Perkuat Mitigasi Bencana, Libatkan 23 Kampus dan Siapkan 23 Ribu Mahasiswa Tangguh
Makassar, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar kian serius memperkuat sistem mitigasi kebencanaan di tengah meningkatnya ancaman banjir, cuaca ekst...
Daerah14 Juli 2026 16:41
Bupati Barru Gandeng KKDB, Ajak Diaspora Investasi dan Bangun Daerah
Barru, Trotoar.id — Bupati Barru, Andi Ina Kartika Sari, mulai merajut kekuatan baru dari luar daerah. Melalui audiensi bersama Kerukunan Keluarga D...