Makassar, trotoar.id – Ketua KNPI Makassar Hasrul Kaharuddin membeberkan sikapnya atas wacana penundaan pemilu 2024.
Pria berlatar berlatar belakang disiplin ilmu di bidang hukum itu tak menginginkan adanya wacana tersebut sebab keluar dari rel konstitusi.
“Kami dari KNPI Kota Makassar menolak tegas adanya wacana penundaan pemilu,” kata Bung Arul—sapaan akrab Hasrul Kaharuddin ketika dalam forum-forum diskusi kepemudaan.
Menurutnya, sikap menunda pemilu yang dipertontonkan oleh beberapa ketua umum partai politik (Parpol) di negeri ini sesungguhnya telah mengkhianati demokrasi.
“Dengan adanya wacana penundaan pemilu yang diusulkan segelintir ketua Parpol, ini merupakan suatu wacana yang memperlihatkan sikap tidak mencerminkan demokrasi,” ujarnya.
Bahkan, kata Bung Arul, sikap beberapa Parpol itu memperlihatkan adanya kelemahan secara politik di pihak mereka untuk bertarung.
“Adanya wacana penundaan pemilu merupakan tindakan oknum yang tidak percaya diri dalam menghadapi pertarungan pemilu 2024,” bebernya dalam diskusi bertema “Sudut Pandang Pemuda Terhadap Wacana Penundaan Pemilu 2024”.
Tak sampai di situ, Bung Arul juga mengajak seluruh kaum muda menolak wacana tersebut.
“Mari kita bersama-sama kaum pemuda Kota Makassar menolak secara tegas penundaan pemilu 2024 karena penundaan pemilu merupakan langka yang mencederai demokrasi kita,” terangnya.
Dalam dialog kepemudaan yang digelar oleh Angkatan Muda Ka’bah (AMK) di Kota Makassar ini dihadiri Ketua PW AMK Sulsel Rahmad, Ketua PC AMK Makassar Adi Novandi, dan hadir juga Anggota DPRD Makassar Rachmat Taqwa Quraisy atau RTQ dari Fraksi PPP.
Kegiatan ini berlangsung pada 21 Maret 2022 di Baruga Anging Mammiri Rujab Wali Kota Jalan Penghibur.
Sekedar diketahui, AMK merupakan organisasi Sayap Pemuda Partai Persatuan Pembangunan.
[Laporan: Maulana]




Komentar