Categories: NewsParlemen

Soal Pengusiran PT Vale, Pimpinan DPRD: Itu Rapat RDP Bukan Rapat Pengambilan Keputusan

DPRD Sulsel

Trotoar.id, Makassar – Wakil ketua DPRD Sulsel Ni”Matullah menyayangkan adanya pengusiran terhadap P PT Vale yang mengatasnamakan DPRD Sulsel, pada Rapat Dengar Pendapat di Komisi D

Dia mengatakan, rapat yang dilakukan Komisi D bersama dengan PT vale, bukan rapat pengambil keputusan akan tetapi rapat dengar pendapat (RPD) yang membahas soal terkait isu tentang lingkungan atau limbah 

“Saya merasa terganggu dengan narasi yang menyebutkan DPRD mengusir utusan PT Vale,”l lagian rapat yang digelar Komisi D adalah RDP bukan rapat pengambilan keputusan,” Kata Wakil Ketua DPRD Sulsel 

Lanjut presidium KAHMI Sulsel ini, mengatakan jika RDP dilakukan untuk membahas soal limbah, jadi PT Vale sudah tepat untuk mengutus orangnya yang paham dan mengerti soal pengelolaan limbah 

Kemudian kata dia, hasil dari RDP nantinya akan disampaikan ke Pimpinan DPRD  bersama fraksi dan Komisi terkait, untuk mencarikan solusi atas hasil RDP yang dilakukan dan mengeluarkan keputusan atas nama DPRD 

“Saya Ingatkan RDP bukan rapat pengambilan keputusan, nanti hasil dari RDP akan sampaikan ke Pimpinan dan melakukan rapat bersama aKD terkait dan pihaka sterlait untuk mengeluarkan keputusan atas mama DORD,” Ungkap mantan Aktivis HMI 

Ulla sapaan Akrab Ni’matullah menjelaskan, mitra kerja PT Vale di DPRD sebenarnya ada di Komisi C, bukan di Komisi D, namun karena permintaan Komisi D melakukan RDP membahas soal limbah pimpinan memberi izin 

Dirinya juga tidak mau, ada oknum yang menyeret-nyeret institusi DPRD Sulsel untuk mengawal kepentingan kelompok tertentu atau kepentingan pribadi, karenan DPRD punya kewajiban mengawal kepentingan Rakyat

“Sudah tidak benar kalau ada oknum atau pihak yang mencari keuntungan dengan mengawal kepentingan kelompok tertentu, yang harus dikawal saat ini DPRD adalah kepentingan rakyat karena kehadiran kita atas suara rakyat,” Pungkasnya 

Sebelumnya, Komisi D meminta kepada Utusan PT Vale untuk meninggalkan ruang rapat, lantaran anggota dan pimpinan Komisi D menilai putusan PT Vale tidak relevan mewakili PT Vale dalam rapat, lantara mereka bukan pihak yang bisa mengambil keputusan dalam rapat 

“Kita tidak mau rapat kalau cuma utusan yang hadir tidak relevan, kita mau orang Vale yang bisa mengambil keputusan hadir dalam rapat, seperti direksi,” Kata Adi Ansar 

MUHAMMAD LUTFI

Share
Published by
MUHAMMAD LUTFI
Tags: DPRD Sulsel

BERITA TERKAIT

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat pelaksanaan program Multi Years Project (MYP)…

11 jam ago

Dua Tomas Luwu Raya Diangkat Sebagai Tim Ahli Gubernur Sulsel

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan kembali menunjuk sejumlah tokoh sebagai Tim Ahli Kegiatan…

11 jam ago

Andi Saiful Hadi Launching Koperasi Merah Putih

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Koordinator Badan Musyawarah DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Saiful, menghadiri kegiatan launching…

11 jam ago

Bupati Sidrap Buka Olimpiad Sains Madrasah Tingkat Provinsi

SIDRAP, TROTOAR.ID — Olimpiade Sains Madrasah (OSM) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan 2026 resmi digelar di…

11 jam ago

Bupati Sidrap Launching “Satu Telur Setiap Hari”

SIDRAP, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) resmi meluncurkan program “Sidrap Free Stunting” melalui…

11 jam ago

Prabowo Puji Kinerja Mentan Amran, Target Swasembada 4 Tahun Tercapai dalam 1 Tahun

JAKARTA, TROTOAR.ID — Presiden RI Prabowo Subianto memberikan apresiasi tinggi kepada Menteri Pertanian Andi Amran…

11 jam ago

This website uses cookies.