DPRD Sulsel

Soal Pengusiran PT Vale, Pimpinan DPRD: Itu Rapat RDP Bukan Rapat Pengambilan Keputusan

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Kamis, 24 Maret 2022 16:42

Ketua DPD II Partai Demokrat Sulsel NI'matullah Erbe
Ketua DPD II Partai Demokrat Sulsel NI'matullah Erbe

Trotoar.id, Makassar – Wakil ketua DPRD Sulsel Ni”Matullah menyayangkan adanya pengusiran terhadap P PT Vale yang mengatasnamakan DPRD Sulsel, pada Rapat Dengar Pendapat di Komisi D

Dia mengatakan, rapat yang dilakukan Komisi D bersama dengan PT vale, bukan rapat pengambil keputusan akan tetapi rapat dengar pendapat (RPD) yang membahas soal terkait isu tentang lingkungan atau limbah 

“Saya merasa terganggu dengan narasi yang menyebutkan DPRD mengusir utusan PT Vale,”l lagian rapat yang digelar Komisi D adalah RDP bukan rapat pengambilan keputusan,” Kata Wakil Ketua DPRD Sulsel 

Lanjut presidium KAHMI Sulsel ini, mengatakan jika RDP dilakukan untuk membahas soal limbah, jadi PT Vale sudah tepat untuk mengutus orangnya yang paham dan mengerti soal pengelolaan limbah 

Baca Juga  Wakil Ketua DPRD Sulsel Yasir Machmud Hadiri Gerakan Pangan Murah Polri di Mapolda

Kemudian kata dia, hasil dari RDP nantinya akan disampaikan ke Pimpinan DPRD  bersama fraksi dan Komisi terkait, untuk mencarikan solusi atas hasil RDP yang dilakukan dan mengeluarkan keputusan atas nama DPRD 

“Saya Ingatkan RDP bukan rapat pengambilan keputusan, nanti hasil dari RDP akan sampaikan ke Pimpinan dan melakukan rapat bersama aKD terkait dan pihaka sterlait untuk mengeluarkan keputusan atas mama DORD,” Ungkap mantan Aktivis HMI 

Baca Juga  Muzayyin Arif Terima Kunjungan dari LIPIA Jakarta

Ulla sapaan Akrab Ni’matullah menjelaskan, mitra kerja PT Vale di DPRD sebenarnya ada di Komisi C, bukan di Komisi D, namun karena permintaan Komisi D melakukan RDP membahas soal limbah pimpinan memberi izin 

Dirinya juga tidak mau, ada oknum yang menyeret-nyeret institusi DPRD Sulsel untuk mengawal kepentingan kelompok tertentu atau kepentingan pribadi, karenan DPRD punya kewajiban mengawal kepentingan Rakyat

“Sudah tidak benar kalau ada oknum atau pihak yang mencari keuntungan dengan mengawal kepentingan kelompok tertentu, yang harus dikawal saat ini DPRD adalah kepentingan rakyat karena kehadiran kita atas suara rakyat,” Pungkasnya 

Baca Juga  Ketua Komisi B Sosialisasi Perda Bantuan Hukum

Sebelumnya, Komisi D meminta kepada Utusan PT Vale untuk meninggalkan ruang rapat, lantaran anggota dan pimpinan Komisi D menilai putusan PT Vale tidak relevan mewakili PT Vale dalam rapat, lantara mereka bukan pihak yang bisa mengambil keputusan dalam rapat 

“Kita tidak mau rapat kalau cuma utusan yang hadir tidak relevan, kita mau orang Vale yang bisa mengambil keputusan hadir dalam rapat, seperti direksi,” Kata Adi Ansar 

Penulis : Upi

 Komentar

Berita Terbaru
Metro04 November 2026 17:35
Misi Dagang Sulsel-Jatim Catat Transaksi Rp5,46 Triliun, Andi Sudirman Dorong Perluasan Pasar dan Investasi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Misi Dagang dan Investasi antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur mencatat nilai trans...
Metro04 November 2026 17:31
419 Anak Disiapkan Ikuti Sunatan Massal Gratis, Dinkes Makassar Jadikan HUT Kota Momentum Berbagi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Bertambahnya usia Kota Makassar menjadi 419 tahun tidak hanya dirayakan melalui seremoni dan hiburan. Pemerintah Kota Makassa...
Metro04 November 2026 16:27
Penataan Peternakan Panaikang, Appi Cari Jalan Tengah: Relokasi Disiapkan, Modal Usaha Difasilitasi
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Penataan kawasan permukiman tidak boleh berujung pada hilangnya mata pencaharian masyarakat. Prinsip itu menjadi pendekatan y...
Daerah04 November 2026 15:48
Pemkab Barru dan Bawaslu Perkuat Sinergi, Pendidikan Politik dan Pengawasan Partisipatif Jadi Fokus Menuju Pemilu 2029
BARRU, Trotoar.id — Pemerintah Kabupaten Barru mulai memperkuat sinergi kelembagaan dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Barru s...