Categories: DaerahNews

ASN dan Warga Masamba ‘’Serbu’’ Kantor Bupati, Ada Apa?

Pemda Lutra

Trotoar.id, Luwu Utara — Antusiasme warga Masamba dan ASN begitu tinggi ketika Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar kegiatan Gelar Pangan Murah (GPM) yang dipusatkan di Kabupaten Luwu Utara, untuk wilayah zona lima, Rabu (27/4/2022).

Berdasarkan pantauan, terlihat beberapa ASN Luwu Utara dan warga setempat ikut membeli berbagai bahan kebutuhan pokok, seperti produk sayuran, daging ayam, daging sapi, ikan, serta beberapa produk olahan dari Kelompok Wanita Tani, dan UMKM yang ada di Luwu Utara.

“Yang menyiapkan pangan murah, bukan hanya Luwu Utara saja, tetapi ada juga dari daerah tetangga, seperti Luwu, Luwu Timur dan Kota Palopo yang memang masuk wilayah zona lima,” kata Kepala DPKP Luwu Utara, Muharwan, yang ikut berada di lokasi kegiatan GPM.

Terlihat pula Ketua Panitia HUT Ke-23 Luwu Utara, Aspar, yang juga Sekretaris DPRD Luwu Utara serta beberapa pejabat lainnya yang ikut memantau jalannya transaksi jual beli di GPM yang dipusatkan di Pelataran Parkir Timur Kantor Bupati Luwu Utara.

“Produk pangan juga datang dari Luwu, Luwu Timur, dan Palopo. Mereka bergabung sama kita dengan membawa berbagai produk pangan segar,” beber Muharwan. Dikatakannya, tujuan digelarnya GPM, agar warga bisa menjangkau pangan dengan harga yang lebih murah, baik pangan segar maupun pangan olahan.

Beberapa bahan pangan lokal yang dijual di antaranya adalah produk sayuran, seperti kacang panjang, bayam, terong, serta produk lainnya seperti ikan, daging ayam mentah, daging sapi, telur, dan beberapa jenis produk olahan lainnya, seperti kue-kue berbahan dasar sagu.

“Selain menghadirkan pangan yang murah bagi masyarakat menjelang hari raya Idulfitri, kebetulan juga hari ini bertepatan dengan HUT ke-23 Kabupaten Luwu Utara. Jadi, sekaligus kita rangkaikan dengan HUT Luwu Utara,” terang dia.

Beberapa produk pangan segar dan pangan olahan memang dijual lebih murah dibanding harga biasanya. Contoh, kalau harga daging di pasaran sekitar Rp130 ribu, maka di GPM dijual dengan harga di kisaran Rp 110 ribu saja, termasuk ikan dan pangan olahan lainnya.

Adapun pihak-pihak yang terlibat dalam GPM adalah UMKM, Kelompok Wanita Tani (KWT), Kelompok Tani, Kelompok Pembudidaya Ikan, Pengusaha Telur, Pengusaha Daging dan Peternakan juga ikut terlibat dalam GPM.

“Ada yang menarik bahwa di tengah bulan puasa, intensitas kebutuhan masyarakat meningkat, sehingga tidak menutup kemungkinan produk pangan di GPM akan habis terjual,” pungkasnya. GPM digelar dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker. (LH)

Suriadi

Share
Published by
Suriadi

BERITA TERKAIT

Saksikan Peresmian KDKMP oleh Presiden Prabowo, Bupati Sidrap Tegaskan Dukungan Penuh

SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) menghadiri peresmian pengoperasian 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih…

13 jam ago

Pemkot Makassar Tegaskan Isu Anggaran Rp10 Miliar Makan Minum Wali Kota adalah Hoaks

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial terkait…

13 jam ago

Bunda Forum Anak Dorong Generasi Penerus Jadi Pelopor Perubahan

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Bunda Forum Anak Kota Makassar, Melinda Aksa, membuka secara resmi kegiatan Pemilihan…

17 jam ago

Sulsel Matangkan Persiapan MTQ VIII KORPRI Nasional 2026

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) terus…

17 jam ago

Kawal Penuh Porsenijar 2026, Bupati Sidrap Targetkan Tuntas dan Sukses

SIDRAP, TROTOAR.ID — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Sidrap…

19 jam ago

Wali Kota dan Kapolrestabes Makassar Resmikan SPPG Tallo 1, Layani 10 Sekolah

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana…

19 jam ago

This website uses cookies.