Pemkab Sinjai

Soal Dugaan Pungli Retribusi di Tahura, Kadisparbud Sinjai: Segera Kita Sikapi

Suriadi
Suriadi

Rabu, 04 Mei 2022 22:32

Soal Dugaan Pungli Retribusi di Tahura, Kadisparbud Sinjai: Segera Kita Sikapi

Sinjai, trotoar.id – Oknum petugas penarik retribusi pengunjung di salah satu objek wisata di Kabupaten Sinjai, yaitu Taman Hutan Raya Abd. Latif di Kecamatan Sinjai Borong, diduga melakukan aksi pungutan liar (pungli).

Hal tersebut membuat Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Sinjai, Dr. Yuhadi Samad angkat bicara, Selasa, (03/05/2022).

Setelah mendapat informasi tersebut, Yuhadi mengaku telah memerintahkan bawahannya untuk segera mengecek fakta yang ada di lapangan.

“Kami sudah perintahkan bidang terkait untuk mengecek langsung di lapangan. Dari awal kami sudah mewanti-wanti petugas lapangan untuk tidak bermain-main dengan tugas dan tanggung jawabnya dan kami tidak pernah memberikan ruang untuk itu,” tegasnya.

Untuk mengantisipasi hal serupa ke depan, pihaknya akan terus meningkatkan pengawasan terhadap para petugas penarik retribusi di setiap objek wisata yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sinjai.

“Insya Allah hal ini memotivasi kami untuk memberikan pelayanan yang lebih baik dan kami juga akan meningkatkan pengawasan terhadap tenaga lapangan kami,” pintanya.

Yuhadi juga meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk melaporkan jika ada oknum petugas yang ingin bermain terhadap pungutan retribusi di setiap objek wisata kepada Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sinjai.

“Kami juga berharap kepada masyarakat apabila mendapat petugas penarikan retribusi di objek wisata yang mencoba-coba bermain agar menyampaikan atau melaporkan kepada kami. Pengunjung yang membayar diharapkan meminta potongan karcis tanda masuk,” harapnya.

Sesuai aturan yang ditetapkan, Disparbud Sinjai mematok tarif Rp 10.000 per orang untuk dewasa, dan Rp 5.000 untuk anak-anak di objek wisata Tahura Abd. Latif.

Sebelumnya, diberitakan adanya dugaan pungli yang dilakukan oknum petugas penarik retribusi di objek wisata Tahura Abd. Latif.

Sesuai pemberitaan di media, pengunjung mengeluhkan pembayaran yang dilakukannya tidak sesuai jumlah karcis yang diberikan, sehingga diduga kuat ada permainan yang mencoba dilakukan oleh oknum petugas penarik retribusi. (*)

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Metro30 Mei 2026 13:09
Kemendagri Nobatkan Makassar Terbaik I Creative Financing, Raih Insentif Rp3 Miliar
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat regional Sulawesi. Di bawah kepemimpinan Wali Ko...
Metro30 Mei 2026 13:04
Munafri-Aliyah Kenalkan Fitur “Makassar Move” di Lontara+, Warga Bisa Dapat Hadiah dari Olahraga
MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar terus mendorong penerapan gaya hidup sehat sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga...
Metro30 Mei 2026 13:00
Lautan Manusia Padati Anjungan Losari, Munafri Resmi Lepas Makassar Half Marathon 2026
MAKASSAR, Trotoar.id — Lautan manusia berseragam pelari memadati kawasan Anjungan Pantai Losari, Minggu (30/5/2026) pagi, dalam gelaran Makassar Hal...
Metro29 Mei 2026 18:48
Kawal MHM 2026, Perumda Parkir Makassar Turunkan 50 Personel dan Siapkan 12 Kantong Parkir Resmi
MAKASSAR, Trotoar.id — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Parkir Makassar Raya memperketat pengawasan dan pengelolaan parkir pada pelaksanaan Makassar...