Politik

Soal Hepatitis Akut, PKS: Biasanya Diakibatkan karena Berhubungan Seksual

Suriadi
Suriadi

Minggu, 08 Mei 2022 18:35

Sebuah ilustrasi bagaimana virus menginfeksi tubuh manusia. (INT/CNN)
Sebuah ilustrasi bagaimana virus menginfeksi tubuh manusia. (INT/CNN)

Gowa, trotoar.id – Soal adanya konsipirasi yang menyebut bahwa virus Hepatitis Akut disebabkan karena vaksin ditanggapi oleh Ketua PKS Kabupaten Gowa, Suardi.

Pihaknya meminta pemerintah bisa membuat program yang komprehensif demi mengantisipasi penularan penyakit hepatitis akut misterius. Apalagi sudah ada tiga anak yang diduga menjadi korban karena disinyalir tertulari penyakit tersebut.

“Bahwa pemerintah melalui Kementerian Kesehatan wajib membuat tata laksana dalam memantau kasus hepatitis akut di Indonesia demi mencegah penularan penyakit tersebut,” ujarnya. Minggu (8/5).

Pihaknya juga meminta pemerintah menggandeng Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan para ahli membuat tata laksana pemantauan kasus hepatitis akut itu agar dilakukan dengan standar kesehatan yang benar. 

“Sehingga Tata laksana dari tindakan promotif hingga kuratif rehabilitatif, supaya penanganannya menyeluruh,” tuturnya.

Menurutnya, pemerintah harus menyiapkan ruang perawatan anak, khususnya dengan fasilitas NICU menyikapi temuan kasus hepatitis akut misterius. Dengan standar ruang perawatan juga sebaiknya diatur dalam tata laksana yang sudah disiapkan. Mulai disosialisasikan ke seluruh rumah sakit atau yang menjadi rujukan.

 “Bahwa konspirasi yang mengatakan hepatitis akut muncul karena vaksin sama sekali tidak rasional,sehingga bukan karena vaksin. Justru Karena penyakit tersebut biasanya diakibatkan banyaknya minum-minuman beralkohol, penyakit kuning, mengonsumsi makanan yang terkontaminasi virus hepatitis atau makanan yang tidak diolah hingga matang,

berhubungan seksual dengan penderita hepatitis, memiliki lebih dari satu pasangan seksual, atau lelaki seks lelaki (LSL) Menderita penyakit HIV,” tegasnya. (*)

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Metro01 September 2026 16:37
Warga Keluhkan Pemadaman Bergilir, Appi Panggil PLN ke Balai Kota: Ditarget Normal 5 September
MAKASSAR, Trotoar.id — Keluhan warga Makassar soal pemadaman listrik bergilir langsung ditindaklanjuti Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin. Manajem...
Daerah01 September 2026 16:33
PAD Barru Triwulan II Capai 45,72 Persen, Abustan Dorong Digitalisasi Pajak dan Retribusi
BARRU, Trotoar.id  — Pemerintah Kabupaten Barru memperkuat strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dengan mendorong digitalisasi transaks...
Metro01 September 2026 14:40
Disdik Makassar Bantah Ada Pemaksaan Beli Buku “Jelajah Hijau” ke Siswa
MAKASSAR, Trotoar.id — Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar membantah adanya instruksi maupun pemaksaan kepada sekolah untuk mewajibkan siswa mem...
Daerah01 September 2026 13:48
Sawah Arateng Dilanda Kekeringan, Bupati Sidrap Salurkan 18 Pompa Air untuk Petani
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap) Syaharuddin Alrif turun langsung mengecek kondisi persawahan di Arateng, Kelurahan Tellu Limp...