Makassar, trotoar.id – Sebuah buku modul bergambar Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar Danny Pomanto – Fatmawati Rusdi (Danny-Fatma) beredar di sekolah-sekolah di Kota Makassar.
Buku tersebut juga diketahui tidak memiliki International Standard Book Number atau ISBN.
Hal itu ditanggapi oleh Ketua Lembaga Anti Korupsi Nasional (Lakin) Dwi Putra bahwa buku murah tidak dipersyaratkan untuk pembelanjaan Dana BOS.
Baca Juga :
“Pembelanjaan buku wajib mengikuti aturan Juknis pemakaian Dana BOS, yang mana dipersyaratkan wajib mempunyai ISBN,” kata anak muda itu, Senin (16/5).
Pihaknya meminta Dinas Pendidikan mengambil tindakan terkait buku-buku yang beredar tanpa ISBN itu.
“Kalau kita lihat hampir tiap tahun buku modul beredar di sekolah dan anehnya tidak ada tindakan oleh inspektorat dan seolah-olah didiamkan,” kata Putra.
Olehnya, kata dia, Inspektorat harus turun tangan menyelesaikan persoalan tersebut.
Lebih lanjut, Putra membeberkan bahwa buku modul tersebut adalah buku Amalia ramadhan yang beredar di berbagai sekolah di Kecamatan Panakkukang dan Manggala.
Menurutnya, buku Amalia Ramadhan sebaiknya dibuat sendiri oleh masing-masing sekolah.
“Atau sekalian mengutamakan buku-buku wajib yang telah disetujui oleh Kemendikbud,” ucapnya. (*)



Komentar