Kriminal

Warga Tewas saat Kedapatan Mencuri di PT Huady Nickel Alloy Bantaeng

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Rabu, 18 Mei 2022 19:43

Kapolres Bantaeng, AKBP Andi Kumara.
Kapolres Bantaeng, AKBP Andi Kumara.

Bantaeng, trotoar.id – Ratusan warga memblokade akses masuk PT Huady Nickel Alloy Indonesia Kabupaten Bantaeng, Sulsel, buntut warga meninggal dunia saat diduga kedapatan mencuri limbah Slag, pada Rabu (18/5). 

Warga yang tewas diketahui bernama Nuru Saali Bundu (78), tercatat tinggal di Dusun Mawang, Papanloe, Pajukukang, Bantaeng, Sulsel. Ia dinyatakan meninggal dunia saat mendapat perawatan di rumah sakit. 

Kapolres Bantaeng, AKBP Andi Kumara, mengatakan, Nuru diduga terjatuh hingga mengalami luka-luka, saat berusaha kabur dari kejaran petugas yang mendapatkannya masuk di area terlarang dan mencuri Slag di area pembuangan limbah perusahaan. 

“Dia sempat dilarikan ke rumah sakit, tapi nyawanya tidak tertolong. Dia dinyatakan meninggal dunia,” kata AKBP Andi Kumara, kepada wartawan, sesaat lalu. 

Insiden berawal ketika petugas yang terdiri dari Polisi, Brimob dan security berpatroli di area PT Haudy Nickel Alloy, sekitar pukul 03.00 WITA. Tiba-tiba, mendapati sebanyak lima warga berada di dalam area terlarang. 

Setelah didekati, warga tersebut langsung melarikan diri. Petugas yang curiga, sontak mengejar mereka. Alhasil, satu tertangkap. Tidak lama kemudian, satu terduga pelaku, Nuru, juga ditemukan terkapar, yang tidak jauh dari lokasi. Dia langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat di Bantaeng. 

“Nuru diduga terjatuh saat berusaha kabur dari kejaran petugas. Dia mengalami luka-luka dan dinyatakan meninggal dunia saat perawatan di rumah sakit,” ungkapnya. 

Andi Kumara mengatakan, Nuru dicurigai merupakan salahsatu dari lima komplotan terduga pelaku pencurian di area PT. Huady Nickel Alloy Indonesia. Mereka kedapatan petugas hendak mengambil limbah Slag di perusahaan proyek strategis nasional itu. 

“Terkait kematian Nuru kami masih dalami dan dilakukan penyelidikan. Jenazah Nuru juga dibawa ke RS Bhayangkara Makassar untuk diotopsi,” jelasnya. 

Tewasnya Nuru, membuat warga sekitar geram. Mereka memblokade perusahaan PT Huady Nickel Alloy Indonesia dengan menaruh batu timbunan di jalan masuk. Mereka menuding, jika Nuru tewas karena dianiaya. (*)

Penulis : Ld/al

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional02 September 2026 02:06
Pangdam XIV/Hasanuddin Tenangkan Istri Prajurit, Rumahnya Dilalap Si Jago Merah di Asrama TNI Mattoangin
MAKASSAR, Trotoar.id — Tak ada yang lebih menyakitkan daripada melihat tempat pulang yang dibangun dengan susah payah, tiba-tiba berubah menjadi bar...
Metro01 September 2026 19:45
Raih 44 Emas, Sulsel Juara Umum Kejurnas Karate-Do Gojukai Piala Jaksa Agung 2026
MAKASSAR, Trotoar.id — Kontingen Pengurus Daerah (Pengda) Karate-Do Gojukai Indonesia Sulawesi Selatan tampil sebagai juara umum Kejuaraan Nasional ...
Olahraga01 September 2026 18:41
Piala Gubernur Sulsel 2026 Bergulir, Enrekang-Bone-Jeneponto Buka Turnamen dengan Kemenangan Telak
MAKASSAR, Trotoar.id— Piala Gubernur Sulawesi Selatan 2026 resmi bergulir serentak di empat zona regional. Pada laga pembuka, Enrekang, Bone, dan Je...
Metro01 September 2026 17:36
Gerak Bersama PKK, Sulsel Perkuat Koperasi untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Keluarga
MAKASSAR, Trotoar.id— Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dinas Koperasi dan UKM Sulsel memperkuat kapasitas pengurus Koperasi PKK s...