
Makassar, trotoar.id – Inovasi Ga’de-ga’de Pustaka atau Mini Pustaka Mart (MPM) adalah salah satu program Dinas Perpustakaan (Dispustaka) Kota Makassar.
Program tersebut didorong untuk meningkatkan minat literasi utamanya membaca yang menyasar masyarakat lapisan bawah.
“Masyarakat lapisan bawah di Kota Makassar itu ada di lorong-lorong,” kata Kapala Perpustakaan Kota Makassar, Tenri A Palallo. Senin (23/5).

Saat ini, pihaknya sedang memasifkan jalannya program tersebut, di mana inovasi itu merupakan penggabungan antara ekonomi dan pustaka.
“Jadi masyarakat sambil belanja-belanja bisa sambil membaca di lorongnya masing-masing,” tuturnya.
Sehingga program tersebut dapat menyentuh secara langsung masyarakat akar rumput.
Kedepannya, MPM itu akan dikelola sendiri oleh masyarakat di lorong-lorong bersama Komunitas Ibu-ibu Relawan Baca Kota Makassar.

Program ini memadukan layanan perpustakaan dan UMKM, sehingga berdampak pada sisi ekonomi untuk memberdayakan masyarakat dan sisi literasi dalam mengembangkan kegemaran membaca di Kota Makassar.
Ditambahkan oleh Pustakawan, Tulus Wulan Juni bahwa MPM ini menyediakan ratusan buku fisik, juga menyediakan ribuan buku elektronik (e-book) dan dilengkapi counter pulsa serta jajanan/ warung, “Menunya tergantung pengelola di setiap lorong,” ujarnya.
Sekedar diketahui bahwa program tersebut adalah inovasi baru Dinas Perpustakaan Kota Makassar berkolaborasi dengan PT Telkomsel dan Penerbit Erlangga.
“Tentunya ini sangat inovatif, keren dan produktif. Sehingga kita harapkan berjalan sesuai harapan,” kuncinya.


Komentar