News

Hendropriyono Saksikan Langsung Mustari Mustafa Dikukuhkan Jadi Guru Besar Ilmu Filsafat UIN Alauddin 

Awal Febri
Awal Febri

Kamis, 02 Juni 2022 21:23

Terlihat Hendropriyono menyaksikan langsung pengukuhan Mustari Mustafa sebagai guru besar di UIN Alauddin, Kabupaten Gowa, Sulsel. Kamis (2/6).
Terlihat Hendropriyono menyaksikan langsung pengukuhan Mustari Mustafa sebagai guru besar di UIN Alauddin, Kabupaten Gowa, Sulsel. Kamis (2/6).

Gowa, trotoar.id – Gelar Dr Mustari Mustafa M Pd bertambah lagi dengan gelar Profesor, setelah Dia dikukuhkan sebagai guru besar dalam bidang Ilmu Filsafat, usai menyampaikan pidato pengukuhannya.

Pria kelahiran Desa Siru Kecamatan Lembor Kabupaten Manggarai Barat Provinsi Nusa Tenggara Timur itu dikukuhkan di Gedung Auditorium, Kampus II UIN, Kamis (2/6/2022).

Mantan Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI untuk Thailand membawakan pidato berjudul Identitas Lokal dan Tanggung Jawab Sosial Perguruan Tinggi.

Tampak hadir dalam pengukuhannya, Jenderal Purn Prof AM Hendropriyono, Ketua IKA UIN Alauddin Prof. Tyib Raya, Prof Irfan Idris, Rektor UNM, Pangdam XIV Hasanuddin dan sejumlah tokoh lainnya.

Dalam pidato pengukuhannya, Prof Dr Mustari Mustafa M Pd menjelaskan, orientasi peradaban yang diusung oleh sebuah universitas hendaknya memiliki jejak dan arah yang jelas.

“Peradaban tidak lahir dalam ruang hampa, ia lahir dalam pergulatan dan dialog intersubjektif untuk sampai pada jati diri peradaban yang khas,” ujarnya.

Meskipun demikian, lanjut Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Majelis Daerah Sulawesi Selatan itu membeberkan, pergulatan dan dialog tak ada artinya tanpa kesadaran kritis.

“Kesadaran kritis merupakan instrumen penggerak di dalam upaya membangun peradaban. Dengan kesadaran tersebut, hambatan bangunan peradaban dari mental terjajah dan terasing yang sering menggerogoti moralitas dan spiritualitas mampu ditundukkan untuk menuju peradaban paripurna,” paparnya.

Dalam konteks Perguruan Tinggi, kata Prof Mustari Mustafa kesadaran kritis relevan dengan tokoh yang disematkan namanya pada UIN Alauddin Makassar, yaitu Sultan Alauddin.

“Kesadaran itu, ia (Sultan Alauddin) tunjukkan saat memeluk agama Islam meninggalkan ajaran leluhur nenek moyangnya yang masih percaya dengan peristiwa peristiwa mistis,” jelasnya.

“Selain sosoknya kritis, Sultan Alauddin mengajarkan adab dalam berperilaku saat menghadapi berbagai tantangan. Rasional, Reseptif, Adaptif dan Dialogis adalah perilaku kritis yang membawanya mampu memimpin kerajaan Gowa, ekspansi, dan membangun peradaban yang didasari atas nilai-nilai Islam,” sambungnya.

Selain itu, nilai Prinsip yang ditunjukkan Sultan Alauddin, menurut Prof Mustari Mustafa hendaknya dijadikan landasan berpikir dan bertindak dalam membangun dan mengembangkan UIN Alauddin menuju universitas yang berperadaban.

“Sultan Alauddin tidak lagi sekadar simbol atau brand penciri fisik dari UIN Alauddin, akan tetapi sebuah pemikiran ideologi terhadap suatu kemajuan universitas yang berperadaban dan berdaya saing baik PTKIN, PT Umum maupun PT di luar Negeri,” jelasnya lagi.

Menurut Dia, Pemikiran dari Sultan Alauddin menjadi pilihan konkret dalam menghadapi tantangan saat ini. Menurut Dia, seharusnya perlu mengembalikan nilai nilai tradisi historis  Sultan Alauddin.

“Mengembalikan nilai nilai tradisi historis  Sultan Alauddin bukan berarti suatu kemunduran, tetapi menuju kemajuan. Untuk mewujudkan semua itu boleh jadi kita mulai dengan menginternalisasikan nilai-nilai pemikiran Sultan Alauddin ke dalam kurikulum pendidikan dan aturan administrasi serta penguatan lembaga internal yang telah ada,” pungkasnya. (*)

Penulis : Alam

 Komentar

Berita Terbaru
Nasional02 September 2026 02:06
Pangdam XIV/Hasanuddin Tenangkan Istri Prajurit, Rumahnya Dilalap Si Jago Merah di Asrama TNI Mattoangin
MAKASSAR, Trotoar.id — Tak ada yang lebih menyakitkan daripada melihat tempat pulang yang dibangun dengan susah payah, tiba-tiba berubah menjadi bar...
Metro01 September 2026 19:45
Raih 44 Emas, Sulsel Juara Umum Kejurnas Karate-Do Gojukai Piala Jaksa Agung 2026
MAKASSAR, Trotoar.id — Kontingen Pengurus Daerah (Pengda) Karate-Do Gojukai Indonesia Sulawesi Selatan tampil sebagai juara umum Kejuaraan Nasional ...
Olahraga01 September 2026 18:41
Piala Gubernur Sulsel 2026 Bergulir, Enrekang-Bone-Jeneponto Buka Turnamen dengan Kemenangan Telak
MAKASSAR, Trotoar.id— Piala Gubernur Sulawesi Selatan 2026 resmi bergulir serentak di empat zona regional. Pada laga pembuka, Enrekang, Bone, dan Je...
Metro01 September 2026 17:36
Gerak Bersama PKK, Sulsel Perkuat Koperasi untuk Dorong Kemandirian Ekonomi Keluarga
MAKASSAR, Trotoar.id— Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Dinas Koperasi dan UKM Sulsel memperkuat kapasitas pengurus Koperasi PKK s...