Pemprov Sulsel,

Logo 353 Tahun Sulsel Gambarkan Ketangguhan dan Kemandirian Berbalut Optimisme

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Sabtu, 01 Oktober 2022 17:16

Logo 353 Tahun Sulsel Gambarkan Ketangguhan dan Kemandirian Berbalut Optimisme

Trotoar.id, Makassar- Tanggal 19 Oktober 2022, Provinsi Sulawesi Selatan genap berusia 353 tahun. Usia ini menandai perjalanan Sulsel yang cukup panjang hingga mencapai posisi sebagai provinsi terkemuka di Indonesia. 

Dalam rangka memperingati Hari Jadi tersebut, Pemprov Sulsel melaunching logo 353 tahun daerah yang dikenal sebagai lumbung pangan nasional tersebut. Logo HUT Sulsel ke-353 tahun memiliki keistimewaan dan sarat akan makna filosofis. Lalu apa makna dibalik logo HUT Sulsel tersebut?

Logo HUT 353 tidak terlepas dari tema tahun ini “ Sulsel Optimis, Sulsel Tangguh, Ekonomi Berdaulat”.  Makna dan filosofi ini dipaparkan Kepala Bidang Humas dan IKP Diskominfo-SP Sulsel Sultan Rakib dalam rapat panitia penyelenggara Hari Jadi Sulsel ke-353 tahun di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (29/9/2022).

“Sulsel Optimis sejalan dengan komitmen pemerintah dan masyarakat yang Bersama-sama bersinergi dalam sebuah optimisme. Sulsel Tangguh, melahirkan keyakinan dalam kebersamaan dalam menghadapi segala tantangan dan hambatan. Sedangkan Ekonomi Berdaulat menekankan semangat gotong-royong Bersama-sama membangun untuk kemandirian Sulawesi Selatan menuju masyarakat adil, Makmur dan sejahtera”. jelas Sultan.

Sementara itu, filosofi angka 353 yang digambarkan dalam bentuk huruf Lontara juga memiliki makna mendalam.

Angka 353 menggambarkan usia Sulsel yang telah mencapai 353 tahun. Rangkaian angka yang membentuk sulapa appa dihubungkan oleh empat titik yang menggambarkan ketangguhan dan kekokohan berakar pada kekuatan 4 etnis di Sulsel yakni bugis, makassar, mandar dan toraja. 4 titik ini juga melambangkan 4 tahun kepemimpinan Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman. 

Angka 3 pertama dari rangkaian tersebut berbentuk lontara menandakan Geopark  Maros Pangkep yang tahun ini ditetapkan oleh UNESCO sebagai UNESCO Global Geopark (UGGp).

Angka 5 merupakan simbol ketangguhan yang terinspirasi dari layar phinisi . Sedangkan angka 3 di akhir rangkaian adalah gestur atau karakter penari adat ketika menyambut tamu terhormat yang menggambarkan ragam budaya yang dimiliki Sulsel.

Sementara tulisan Sulawesi Selatan dari huruf Lontara dengan titik berwarna merah dan orange menggambarkan daerah Sulawesi Selatan yang optimis dan percaya diri sebagai daerah yang mandiri dan penopang sejumlah provinsi lain di Indonesia. (*)

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Politik05 Mei 2026 21:53
Pelantikan Ketua KNPI Sulsel Dihiasi Dukungan Tokoh Nasional dan Daerah
MAKASSAR, Trotoar.id — Pelantikan Vonny Ameliani Suardi sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan periode 2026–2029 m...
Daerah05 Mei 2026 18:09
Evaluasi PAD Triwulan I, Syaharuddin Alrif Instruksikan OPD Akselerasi Penggunaan QRIS
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menginstruksikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola pendapatan un...
Politik05 Mei 2026 17:47
Tiga Ketua Umum KNPI Resmi Lantik Vonny Ameliani Pimpin KNPI Sulsel 2026–2029
MAKASSAR, Trotoar.id — Vonny Ameliani Suardi resmi dilantik sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan periode 2026–20...
Metro05 Mei 2026 17:11
Pemprov Sulsel Perkuat Integrasi Pengelolaan SDA Jeneberang, Sidang TKPSDA Bahas Sistem Informasi dan Kolaborasi Nasional
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat integrasi pengelolaan sumber daya air melalui Sidang Tim Koordinasi Pen...