Trotoar.id, Makassar – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulawesi Selatan menyebutkan tercatat 26 orang baik kader parpol maupun tokoh masyarakat di Sulsel telah mengambil akun sistem Silon pencalonan anggota DPD RI, ke KPU Provinsi Sulawesi Selatan.
Kepada staf divisi bidang teknis KPU Sulsel, Muhammad Asri, menyebutkan para bakal calon anggota DPD yang telah memiliki akun, wajib mendaftarkan dukungan masyarakat berupa Foto copy KTP yang diberikan masyarakat ke akun Silon.
“Ada 26 orang yang tercatat telah mengambil akun silon di KPU, dan mereka semua wajib mendaftarkan dukungannya paling lambat 29 desember 2022,” Kata Asri
Asri menyebutkan untuk setiap bakal calon anggota DPD RI, wajib mendapat dukungan minimal 3.000 foto copy KTP dengan sebaran 12 di kabupaten kota sebagai bentuk dukungan masyarakat kepada bakal calon.
Kemudian dukungan bakal calon nantinya akan akan di verifikasi oleh petugas KPU, sebelum nantinya KPU memutuskan apakah yang bersangkutan memenuhi syarat atau tidak memenuhi syarat.
“Dukungan yang mereka Upload dalam akun silon, akan diverifikasi kembali oleh petugas KPU, sebelum diputuskan MS atau TMS,” jelasnya.
Perlu diketahui, setelah para bakal calon anggota DPD mengupload data dukungan mereka ke silon, para Bakal calon anggota DPD selanjutnya menyerahkan langsung pernyataan dukungan ke KPU paling lambat minggu pertama januari 2023
Dukungan telah di upload di Silon selanjutnya akan akan di verifikasi oleh KPU, sebelum nantinya KPU menetapkan mana balon anggota DPD yang dianggap memenuhi syarat dan tidak memenuhi syarat.
“Setelah dukungan para calon DPD di Upload dalam sistem Silon KPU, dukungan yang mereka Upload akan diverifikasi sebelum diputuskan MS atau TMS bagi bakal calon anggota DPD,” Jelas Asri
Berdasarkan Informasi berbasis data, dari empat incumbent, cuma satu incumbent yang tidak lagi mendaftarkan diri sebagai balon anggota DPD yakni Ajiep Padindang
Sementara Tamsil Linrung, Lily Amelia Salurapa, Andi Muhammad Ihsan, tercatat sebagai pemilik akun silon Balon anggota DPD RI, selebihnya diisi oleh muka baru, seperti, Andi Hatta Marakarma (Anggota DPRD Sulsel/F PG) Aliyah Ilham Mustika Sari (Anggota DPR RI/F PD) Prof Idrus Paturusi (Mantan rektor Unhas)
Kemudian Abdul Waris Halid (Politisi Golkar), Andi Muhammad Yangkin Padjalangi (PDIP) , Irwan Intje (PPP), Yusran Paris (PAN), Sulprian, Elly, Ariella Hana Sanjaya, Pither Ponda Barany, Maradang Makkulau, Muhammad Nasyit Umar, Al Hidayat Syamsu, Chairil Anwar, Suardy Suriady,
dalam daftar tersebut juga tertera nama, Diks Sasmanto Pasande, Patrisius Apri Bhatara Randa, Novianuas Y.L Patanduk, Musa Salusu, Iqbal Parewangi, Frans Sosang Palondongan, Andi Mappatunru, Sri Rahayu, Muh Jusran, Andi Tobo, Diza Rasyid Ali




Komentar