Makassar, Trotoar.id – Ratusan mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) turun ke jalan dan menggelar aksi unjuk rasa di depan kampus mereka, Jalan A.P. Pettarani, Kota Makassar, Jumat (29/8/2025).
Aksi tersebut dipimpin oleh massa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI). Dalam aksinya, mahasiswa melakukan blokade jalan utama dengan menghadirkan sebuah kontainer yang dijadikan panggung orasi. Secara bergantian, para mahasiswa menyampaikan aspirasinya di atas kontainer tersebut.
Mereka menuntut keadilan terkait peristiwa yang terjadi di Jakarta beberapa waktu terakhir. Selain itu, mahasiswa juga menggaungkan kembali tuntutan “Reformasi Jilid II” sebagai bentuk kekecewaan atas kondisi politik dan pemerintahan saat ini.
Baca Juga :
“Reformasi 1998 belum tuntas, justru ada upaya pelemahan demokrasi yang terjadi hari ini. Maka kami menuntut reformasi jilid II sebagai jawaban dari kegelisahan rakyat,” teriak salah seorang orator dalam aksi tersebut.
Aksi blokade mahasiswa ini menimbulkan dampak signifikan bagi pengguna jalan. Kemacetan panjang tak terhindarkan di ruas Jalan Pettarani, salah satu jalur utama di Kota Makassar.
Ratusan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, terjebak macet berjam-jam. Banyak pengendara akhirnya terpaksa memutar arah dan mencari jalan alternatif untuk bisa melanjutkan perjalanan mereka.
Sejumlah aparat kepolisian dari Polrestabes Makassar tampak berjaga di lokasi untuk mengantisipasi terjadinya bentrokan maupun hal-hal yang tidak diinginkan.
Polisi sempat bernegosiasi dengan perwakilan mahasiswa agar membuka akses jalan, namun hingga sore hari massa aksi masih bertahan di lokasi.
Aksi ini mendapat perhatian dari warga sekitar. Sebagian mendukung langkah mahasiswa menyuarakan aspirasi rakyat, namun tidak sedikit pula yang mengeluhkan dampak kemacetan yang ditimbulkan.
Hingga berita ini diturunkan, mahasiswa masih melanjutkan orasi di atas kontainer dengan kawalan ketat aparat kepolisian. Belum ada keterangan resmi apakah aksi ini akan berlanjut hingga malam hari atau berakhir pada sore hari.



Komentar