Pemkot Makasasar

Hadiri Rakornas Kepala Daerah, Danny Pomanto: Kami Siap Kawal Kebijakan Pemerintah Pusat

Fadli
Fadli

Rabu, 18 Januari 2023 15:52

Walikota Makassar, Danny Pomanto Saat Menghadiri Rakornas Kepala Daerah Di Setul, Bogor Jawa Barat
Walikota Makassar, Danny Pomanto Saat Menghadiri Rakornas Kepala Daerah Di Setul, Bogor Jawa Barat

Trotoar.id, Jakarta – Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto menghadiri langsung Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul City, Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/1/2023).

Rakornas yang dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo ini dihadiri 4.545 peserta dengan mengangkat tema “Penguatan Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi”.

Dalam arahannya, Jokowi mengatakan ada empat hal yang sangat penting untuk dijadikan perhatian bagi seluruh kepala daerah dan instansi terkait.

Pertama, pengendalian inflasi ditengah prediksi sepertiga negara di dunia bakal mengalami resesi atau sekitar 70 negara terdampak.

Meskipun inflasi nasional masih berada pada posisi stabil yakni 5,5 persen namun, ia menyebutkan di tahun 2023 Indonesia masih bisa mengalami ujian ekonomi. Hal itu membuat Jokowi meminta kepada seluruh kepala daerah agar turun untuk mengecek langsung kestabilan harga barang dan jasa di lapangan.

Ke dua, kemiskinan ekstrem yang angkanya masih berada di 2 persen. Bahkan, Jokowi menyebutkan ada 14 provinsi di Indonesia memiliki angka kemiskinan ekstrem di atas angka nasional.

Karenanya, Jokowi dengan tegas meminta kerjasama seluruh kepala daerah untuk menekan angka tersebut. Ia menargetkan angka kemiskinan ekstrem berada pada zero persen di tahun 2024 mendatang.

Ke tiga, Jokowi juga konsen terhadap kasus stunting. Ia berharap pada bonus demografi di tahun 2025, Sumber Daya Manusia (SDM) di Indonesia memiliki kesiapan baik dari segi produktivitas dan kreativitas. Ia meminta seluruh instansi terkait, seperti Posyandu, Puskesmas, Dinas Kesehatan untuk serius dan jangan bosan memberikan edukasi utamanya pada ibu hamil. Karena, 23 persen penyumbang angka stunting ada pada ibu hamil yang tidak terpenuhi gizinya selama mengandung.


Ke empat, Jokowi juga mengingatkan masalah investasi yang masih jadi rebutan di setiap negara. Olehnya itu, ia menegaskan untuk memperhatikan masalah administrasi tata ruang yang masih menjadi pokok permasalahan.

“Semua kepala daerah harus punya strategi dan kebijakan yang dibuat setelah benar-benar meninjau kondisi di lapangan. Di tahun 2023 ini kita harus hati-hati. Meskipun begitu, saya berterima kasih atas kerjasamanya dan kerja keras kita mulai dari pandemi Covid-19 yang berhasil kita lalui,” ucapnya.

Menanggapi arahan Presiden tersebut, Danny sapaan Ramdhan Pomanto mengungkapkan memiliki sejumlah strategi untuk tetap menstabilkan inflasi dan masalah lainnya.

Salah satunya dengan membuka pasar murah dengan memanfaatkan kontainer-kontainer yang dibangunnya sejak Covid- 19 lalu sebagai tempat gelaran pasar murah.

“Semua posko kontainer akan kami gelar jadikan tempat pasar murah. Kita juga diminta presiden untuk selalu mengecek stok pangan dan harga cabai, beras, tomat. Alhamdulillah stok kita sangat aman berkat kemandirian masyarakat kita lewat Lorong Wisata,” ungkapnya.

Kata Danny, ini salah satu langkah yang diinisiasi dan direalisasikan sejak periode pertamanya dan terus disempurnakan hingga saat ini.

Memandirikan masyarakat lewat Lorong Wisata dengan menanam berbagai macam komoditi seperti cabai, padi, tomat, bawang-bawangan menjadi salah satu hal yang menunjang perputaran dan kestabilan ekonomi di Kota Makassar.

Sementara untuk persoalan stunting sendiri, Danny mengatakan angka stunting di Kota Makassar berangsur-angsur menurun.

Data yang diterima dari Dinas Kesehatan Makassar menunjukkan pada tahun 2020 sebesar 10 persen turun 1 persen menjadi 9 persen pada 2021, dan pada 2022 tinggal 5 persen.

“Kita targetkan 0 persen di tahun 2024. Saya imbau untuk memperhatikan gizi dan kesehatan anak 1.000 Hari Pertama Kelahiran (HPK). Apalagi kita sudah bentuk Tim Pokja Percepatan Penurunan AKI dan AKB yang berkaitan langsung dengan stunting. Ini komitmen pemerintah dan tugas kita bersama,” tuturnya.

Ia berharap langkah-langkah strategis ini bisa menjadi suatu solusi untuk tetap memajukan perekonomian di Kota Makassar dan memandirikan masyarakat dengan melahirkan pelaku usaha atau start up baru yang memiliki produktivitas serta kreativitas berdaya saing.

Baca Selengkapnya di Googel News

Penulis : Awal

 Komentar

Berita Terbaru
Politik02 Februari 2023 02:33
Tokoh Lintas Partai Hingga Entrepreneur Muda Masuk Daftar Caleg Gerindra
Trotoar.id, Makassar – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Selatan Andi Iwan Darmawan Aras tidak menampik kabar adanya sejuml...
Hukum01 Februari 2023 23:55
Polisi Tetapkan Anak Anggota DPRD Wajo Penganiaya Jukir Sebagai Tersangka
Trotoar.id, Makassar – Insiden penganiayaan yang dilakukan oleh anak dari anggota DPRD Kabupaten Wajo kepada juru parkir akhirnya berlanjut ke jalur...
Daerah01 Februari 2023 23:47
Banjir Bandang Rendam Kota Parepare
Trotoar.id, Makassar – Intensitas hujan yang cukup tinggi yang terjadi sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan, hingga mengakibatkan sejumlah rumah war...
Daerah01 Februari 2023 21:57
Pesawat Amfibi Akan Layani Penerbangan Domestik di Selayar
Trotoar.id, Selayar – Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Selayar Saiful Arif memimpin langsung rapat koordinasi....