Pemprov Sulsel

Sidak Pasar, KPPU dan Disdag Sulsel Pastikan Harga Bahan Pokok Aman

Suriadi
Suriadi

Rabu, 25 Januari 2023 20:55

Sidak Pasar, KPPU dan Disdag Sulsel Pastikan Harga Bahan Pokok  Aman

Trotoar.id, Makassar – Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) bersama Dinas Perdagangan Sulsel meninjau pasar tradisional untuk mengecek harga dan stok bahan pokok. Peninjauan dipusatkan di Pasar Terong dan Pasar Pannampu kota Makassar.

Dua pasar tradisional tersebut merupakan jantung penyebaran bahan pokok ke wilayah Indonesia Timur.

Hasilnya, ditemukan kenaikan harga sejumlah komoditas. Di antaranya beras, cabe dan bawang merah. Selain itu, terjadi kelangkaan stok minyak curah.

“Minyak curah mulai Januari itu pasokannya terhambat. Tentunya ini akan berimbas pada minyak kemasan,” ujar Ketua KPPU Kanwil VI Makassar, Hilman Pudjana, kepada awak media di sela-sela peninjauan, Rabu (25/1/2023).

Adapun untuk minyak goreng subsidi merk MinyaKITA, kata Hilman, sejauh ini dijual dengan harga beragam. Meski telah ditetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng sebesar Rp14.000, sejumlah pedagang menjualnya di kisaran Rp15.000 hingga Rp17.000. Hal itupun menjadi perhatian KPPU untuk ditelusuri lebih lanjut.

“Kami mengimbau pedagang tidak mengambil kesempatan dalam kesempitan. Kami bersama pemerintah ingin segera memperlancar distribusi agar harganya bisa stabil. Baik minyak curah maupun kemasan,” ucap Hilman.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Perdagangan Sulsel, Andi Arwin Azis menuturkan, peninjauan tersebut adalah tindak lanjut rapat koordinasi pengendalian inflasi yang setiap pekan dilaksanakan Mendagri.

Menurut dia, pemantauan harga terus dilakukan, utamanya di Kabupaten/Kota penyumbang inflasi seperti Makassar, Parepare, Palopo, Kabupaten Bone dan Kabupaten Bulukumba.

“Poin penting Rakor Pengendalian Inflasi adalah Pemerintah Daerah diminta turun langsung memantau harga untuk menjamin pasokan sehingga stabilisasi harga terjaga di tingkat pasar agar daya beli masyarakat juga tetap terjangkau,” ujar Arwin.

Ia mengakui, terjadi kenaikan harga pada sejumlah komoditas pokok di minggu kedua Januari 2023.

Di antaranya, cabe merah dari Rp10.000 menjadi – Rp11.000 per kilogram. Cabe merah keriting juga naik cukup tinggi. Pada Desember tahun lalu harganya masih di kisaran Rp13.300 per kilogram, di Januari melonjak menjadi RP15.000 per kilogram.

Harga beras baik premium maupun medium juga naik namun tidak terlalu tinggi. Kenaikan harga juga terlihat pada komoditas bawang merah. Ia mengatakan, sejauh ini cuaca dan jalur distribusi menjadi kendala rantai pasok komoditas tersebut.

” Menghadapi hari besar keagamaan biasanya selalu dibarengi kenaikan harga. Makanya kami turun memastikan kendala yang dihadapi distributor. Dengan begitu kita bisa menstabilkan harga, dan daya beli masyarakat terjaga,” ujarnya.

Kendati terjadi kenaikan harga, Arwin memastikan stok bahan pokok tetap aman. Termasuk minyak goreng curah yang disebut stoknya akan kembali tersedia pada akhir Februari mendatang.

Penulis : Addy

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah03 Mei 2026 20:48
Bupati Sidrap Apresiasi Peran Gemes Squad dalam Memajukan Ekonomi Kreatif Lokal
SIDRAP, Trotoar.id — Bupati Sidenreng Rappang, Syaharuddin Alrif, menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (Anniversary) ke-5 Gemes Squad di La...
Metro03 Mei 2026 17:16
Munafri: Muslim Life Fair Jadi Momentum UMKM Naik Kelas di Makassar
Walikota .akadsar, Munafri Arifuddin...
Metro03 Mei 2026 16:29
Serius Tangani Anak Putus Sekolah, Wali Kota Munafri Kerahkan Tim ATS Jemput Siswa Kembali Sekolah
MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan bagi selur...
Daerah03 Mei 2026 14:55
TP PKK Sulsel Gelar Rakor, Bahas Program Pokok dan Persiapan Agenda Nasional 2026
JENEPONTO, TROTOAR.ID — Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan fokus pada penguatan pelaksanaan progr...