Trotoar.id, Makassar – Sebanyak 300 ekor sapi di Sulawesi Selatan mati, kematian hewan ternak tersebut diakibatkan virus Jembrana
Hal itu disampaikan kepala dinas Peternakan Provinsi Sulawesi Selatan Nurlina Saking, saya dikonfirmasi soal virus jembrana.
Dari total 300 ekor hewan ternak matur dan semua terkonfirmasi terserang virus jembrana, virus yang dapat menular melalui udara
Baca Juga :
“Iya benar saat ini berdasarkan data ada 300 hewan ternak mati akibat terjangkit virus Jembrana, dan kami sudah melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi penularan virus tersebut, ” Jelasnya.
Dengan kejadian tersebut dinas kesehatan bentuk tim untuk segera melakukan pencegahan, termasuk mencari tahu asal virus tersebut masuk ke Sulsel.
“Itu kami masih cari tahu, karena dan telah menentukan tim untuk menekan penularan virus bagi hewan ternak tersebut,” Katanya
Ditambahkan dari 300 hewan ternak yang mati akibat virus Jembrana berasal dari 13 kabupaten kota di Sulsel, meski dirinya belum merinci daerah mana saja yang sudah terdampak oleh virus tersebut
Sementara Ketua Komisi B DPRD Sulsel yang membidangi Peternakan, Fermina Tallulembang menyebutkan, jika pihaknya baru mendapat informasi dari media, dan segera akan memanggil dinas terkait untuk menjelaskan hal tersebut
“Saya baru dapat info dari teman-teman l, media, segera kita akan rapat koordinasi dengan dinas terkait, perihal asal muasal dan cara pencegahan,” Katanya
Jumlah hewan ternak yang mati akibat virus tersebut bukan sedikit, ini akan mengancam para peternak sehingga segera harus ada tindakan pencegahan dilakukan pemerintah khusus dinas Peternakan



Komentar