Pemprov Sulsel

Pemprov Sulsle Ikut Berkontribusi Usung Tembus Pasar Dunia

MUHAMMAD LUTFI
MUHAMMAD LUTFI

Selasa, 28 Februari 2023 17:42

Dalam pameran Inacraft, masing-masing Kabupaten/Kota dipastikan masing-masing akan membawa lima produk kerajinan unggulannya. Dari total 24 kabupaten/kota, maka diasumsikan lebih dari 100 kerajinan Sulsel akan dipromosikan secara global.
Dalam pameran Inacraft, masing-masing Kabupaten/Kota dipastikan masing-masing akan membawa lima produk kerajinan unggulannya. Dari total 24 kabupaten/kota, maka diasumsikan lebih dari 100 kerajinan Sulsel akan dipromosikan secara global.

Trotoar.id, Makassar — Dalam pameran Inacraft, masing-masing Kabupaten/Kota dipastikan masing-masing akan membawa lima produk kerajinan unggulannya. Dari total 24 kabupaten/kota, maka diasumsikan lebih dari 100 kerajinan Sulsel akan dipromosikan secara global.

Pemprov Sulsel mengusung tema besar yakni “From Smart Village to Global Market” dengan sub-temanya “The Authentic South Sulawesi”. Ini menandakan lokalitas seni, kerajinan dan budaya Sulsel yang akan didorong untuk menembus pasar internasional.

“Sebagai momen kebangkitan para pengrajin pasca pandemi menuju pasar Internasional. Makanya produk yang dipamerkan yang punya potensi ke pasar internasional,” kata Kepala Dinas Perindustrian Sulawesi Selatan Ahmadi Akil.

Baca Juga  Gubernur Sulsel Canangkan Bibit Jagung di Pangkep, Perkuat Program Asta Cita Ketahanan Pangan

Beberapa contoh produk kerajinan yang bakal jadi daya tarik Sulsel di Inacraft antara lain kain tenun berbagai motif, anyaman (lontar, bambu, rotan, teduhu, eceng gondok, pakis), kerajinan gerabah, produk fashion, kerajinan bahan logam, kayu, hingga batu-batuan.

Bahkan seragam wajib yang akan dikenakan selama pelaksanaan Inacraft itu akan memakai kain motif khas Sulsel. Motif Tana Toraja “Paqkadang Pao” menandakan kerja sama dan kejujuran, dan motif Bugis-Makassar “Bombang” berarti makna jiwa pelaut yang pantang menyerah.

Baca Juga  Pemprov Dorong Peningkatan Mutu Usaha Jasaboga di Sulsel

Dengan itu, peluang besar menunggu pelaku UMKM kerajinan dan kesenian Sulsel untuk merambah segmentasi pasar yang sangat luas. Dampak bagi Sulsel sebagai ikon, Nilai Produk Domestik Bruto diperkirakan di angka Rp19,5 triliun dengan sektor perindustrian menopang 18 persen.

Dari segi kebudayaan, tari-tarian seperti Tari Panggelu dari Toraja, Taro Mansado dari Luwu Timur, Tar Panggelai dari Selayar, dan masih banyak lagi. Musik Batti-batti dan Pakkacapi juga ikut memeriahkan selama lima hari pelaksanaan kegiatan. Juga ada fashion dan kuliner.

Baca Juga  Fokuskan Kapasitas Stadion, Wali Kota Makassar Siap Support Pembangunan Mattoanging

Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Disbudpar Sulsel, Fitriani Nas menambahkan, akan ada pertunjukan musik turiolo beserta tari-tarian seperti Akbulo Sibatang, Marendeng Marampa, dan Pangadakkang.

“Baik seniman, budayawan, pemusik dan penari, hingga sanggar seni dari Sulsel dilibatkan,” ungkapnya.

Dengan jalan itu, segmen leisure dari Pariwisata Sulsel akan ikut dilirik. Apalagi, Sulsel merupakan Center of Point di wilayah Indonesia Timur.

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah22 Oktober 2026 16:51
Viral Bayi Nakla, Pemkab Bulukumba Pastikan Perhatian dan Pendampingan bagi Keluarga
BULUKUMBA, Trotoar.id — Kondisi bayi Nakla yang tengah menjalani perawatan medis setelah mengalami sakit dan viral di media sosial mendapat perhatia...
Metro28 Februari 2023 17:42
Pemprov Sulsle Ikut Berkontribusi Usung Tembus Pasar Dunia
MAKASSAR, Trotoar.id — Upaya Pemerintah Kota Makassar memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan berbuah penghargaan. Kota Makassar ...
Politik22 Oktober 2026 12:37
AMPI Sulsel Rekomendasikan Andi Nurhaldin NH Maju sebagai Ketua Golkar Makassar
MAKASSAR, Trotoar.id — Dinamika menuju pemilihan Ketua DPD II Partai Golkar Kota Makassar mulai mengemuka. DPD Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (...
Metro21 Oktober 2026 22:17
Tekan Tawuran, Appi Kerahkan Camat-Lurah Patroli Malam dan Aktifkan Pos Ronda
MAKASSAR, Trotoar.id — Maraknya tawuran antarkelompok di Kota Makassar mendorong Pemerintah Kota Makassar memperkuat langkah pencegahan di tingkat w...