
Trotoar.id, Makassar – Pasca Gibran Rakabuming Raka beserta dengan relawan menemui Bakal calon Presiden Prabowo Subianto, Partai Demontrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) geram
Hingga DPP PDI Perjuangan memanggil Bintang ke DPP untuk melakukan klarifikasi terkait pertemuannya dengan Prabowo bersama dengan relawan.
Dilansir dari CNN Indonesia, Gibran mengaku pemanggilan dirinya belum mengetahui soal apa dirinya dipanggil oleh DPP PDIP.

“Senin dipanggil ke DPP, tapi belum tahu tujuan pemanggilannya apa, mungkin terkait yang itu, ” Kata Gibran
Gibran pun mengatakan jika dirinya siap memenuhi panggilan dari DPP PDIP, hingga mengaku siap menerima konsekuensi hukuman yang akan diberikan jika pertemuan dirinya dengan Prabowo ditafsirkan salah
Gibran memastikan dirinya siap memenuhi panggilan dari DPP PDIP senin pekan depan, bahkan siap menerima hukuman jika pertemuannya dengan Prabowo dianggap salah oleh partai.
“Saya ini cuma kader baru, kader muda. Dipanggil, ditegur, dihukum, monggo silakan. Saya ikut,” katanya.

Gibran mengaku jika pertemuan yang dilakukan bersama dengan Prabowo merupakan hal yang wajar, apalagi dirinya sebagai Walikota Solo, yang wajar menjamu tamu negara yang berkunjung di wilayah
Gibran memastikan pertemuan dengan Prabowo sama sekali tidak berkaitan deklarasi dukungan relawan kepada Prabowo. Ia berada di luar forum ketika Prabowo berorasi di depan para relawan.
“Kemarin itu saya hanya makan malam saja. Urusan pencapresan kan kemarin saya minggir. Aku kan tidak ikut ketika beliau (Prabowo) orasi dan lain-lain kan saya minggir. Saya kan nggak ikut-ikut,” katanya.


Komentar