Trotoar.id, Luwu Utara,– Bupati Luwu Utara Menerima kunjungan Kerja Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel)
Kunjungan kerja Komisi B dalam rangka mengumpulkan data mengenai harga tandan buah segar (TBS) yang diterapkan sejumlah pabrik pengelolaan kelapa sawit di Luwu Utara
Dalam sambutannya, Bupati Perempuan pertama di Sulsel ini menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasihnya menjadikan Luwu Utara objek kunjungan kerja Komisi B DPRD Sulsel.
Baca Juga :
“Selamat datang di kabupaten Luwu Utara, tentu ini menjadi suatu kehormatan bagi kami karena mendapat kunjungan langsung dari Komisi B DPRD Sulsel,”Ujar Bupati perempuan pertama di sulsel tersebut.
IDP sapaan akarab Bupati Luwu Utara juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi dan khususnya DPRD Sulsel karena perkembangan luwu utara tentu tidak lepas dari sumbangsih Pemprov itu sendiri.
“Kunjungan ini merupakan ajang untuk sharing. Pemerintah daerah masih memiliki banyak hal yang harus dikembangkan termasuk terkait kesejahteraan petani sawit,”tambahnya
Diketahui kelapa sawit merupakan salah satu komoditi unggulan Kabupaten Luwu Utara, dimana untuk Luas areal kebun kelapa sawit di Lutra mencapai 26.634,22 Ha dengan nilai produksi 417.714,55 ton dengan melibatkan petani sebanyak 15.514 KK,
Pada kesempatan itu indah juga melaporkan bahwa kegiatan yang sedang digalakkan untuk memperbaiki tata kelola budidaya tanaman kelapa sawit.
Dan saat ini kata politisi Golkar itu, adalah peremajaan kelapa sawit (PSR) yang telah mencapai luasan 4.131,85 Ha dengan melibatkan 59 kelompok tani.
Untuk itu semua sektor yang berhubungan dengan tanaman kelapa sawit diharapkan menjadi perhatian kita semua mulai dari hulu sampai ke hilir.
Dengan adanya kunjungan kerja dalam daerah Komisi B DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dalam rangka memperoleh informasi harga Tandan Buah Segar (TBS) dari Pabrik Kelapa sawit (PKS)
Dan itu akan me jadi bahan rujukan dalam penentuan harga TBS tiap bulan yang dilaksanakan oleh Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Sulawesi
Selatan
Mengenai harga katanya harga yang ditetapkan menjadi harga pembelian PKS dan menjadi wadah pemecahan Masalah/kendala dalam pengembangan tanaman kelapa sawit saat ini seperti persoalan Bibit, kemudian Pupuk, Pemasaran, Serta Regulasi yang mengatur pengelolaan /pemasaran tanaman kelapa sawit



Komentar