Pemda Bulukumba

Bulukumba Menuju Zero Kusta

ANTI CIBOL
ANTI CIBOL

Selasa, 08 Agustus 2023 12:42

Bulukumba Menuju Zero Kusta

Trotoar.id, Bulukumba,- Penyakit kusta bukan hanya isu kesehatan, tetapi juga memiliki dampak sosial, ekonomi, budaya, dan pendidikan.

Pada tahun 2022, terdapat 63 kasus yang diidentifikasi dan diobati, di mana 10% di antaranya adalah anak-anak. Ini menunjukkan tingkat penularan yang masih tinggi di masyarakat.

Hingga Juni 2023, telah teridentifikasi 24 kasus dengan prevalensi 1,7/10.000 penduduk. Kabupaten Bulukumba masih menjadi salah satu dari tujuh kabupaten di Sulawesi Selatan yang melaporkan prevalensi di atas target nasional <1/10.000 penduduk.

Meskipun telah dilakukan berbagai upaya penanganan, kasus masih belum berhasil ditekan. Pemerintah, melalui Kementerian Kesehatan, mengembangkan strategi pemberian kompleksitas dengan Rifampisin Satu Dosis, didukung oleh WHO melalui dana dari Kementerian Kesehatan.

Tujuannya adalah mengurangi risiko kusta aktif pada orang yang kontak dengan penderita, termasuk kontak serumah, tetangga, dan sosial.

Awal bulan Agustus lalu, Tim Kemoprofilaksis yang terdiri dari Tim Kemenkes dan Tim Provinsi mengunjungi berbagai lokasi pelaksanaan.

Tim diterima oleh Sekretaris Dinas Kesehatan dr. Muh. Amrullah dan didampingi Kabid Kefarmasian Abbas Gani.

Dalam sambutannya, dr. Amrullah berharap agar semua pihak, termasuk lintas program di Dinas Kesehatan, lintas sektor terkait, ormas, dan masyarakat, dapat mendukung penuh upaya ini untuk mencapai Bulukumba Zero Kusta.

Ridwan, ketua tim yang didampingi oleh Konsultan Kusta Indonesia dr. Riby, berharap adanya dukungan kebijakan dan anggaran untuk kelanjutan program pencegahan.

Dukungan dari WHO adalah stimulan, tetapi perlu penguatan kebijakan dan anggaran di tingkat daerah agar program ini berkelanjutan dalam jangka panjang.

Sekdinkes dr. Amrullah berkomitmen untuk mengawal penyusunan RUK puskesmas guna memastikan kegiatan pengobatan pencegahan kusta terakomodir dalam rencana tersebut dengan memaksimalkan dana BOK dan ADD.

“Tim melakukan pendampingan dan pemantauan selama 2 hari di Desa Anrang dan Desa Salassae,” ungkap dr Amrullah, Selasa 8 Agustus 2023.

Wasor Kusta Dinas Kesehatan Ahmad melaporkan bahwa di Desa Anrang, pemberian obat pencegahan berjalan lancar dan bahkan melebihi target yang semula 75 orang menjadi 83 orang.

Ahmad juga menyampaikan ide inovatif “BERESKAN SOTTA” untuk mengurangi stigma buruk terhadap kusta dan mencapai Bulukumba Zero Kusta 2030.

Sebelumnya, sejumlah kegiatan juga telah dilakukan, termasuk pertemuan persiapan daring, pendataan sasaran oleh Tim Puskesmas dengan melibatkan kelompok potensial desa, bimbingan teknis cluster, sosialisasi lintas sektor yang dihadiri oleh berbagai pihak termasuk kepala OPD, ketua TP PKK Kabupaten Bulukumba, camat, ormas, dan media di Hotel Agri.(*)

Penulis : Ardy

 Komentar

Berita Terbaru
Daerah23 Juli 2026 22:44
Kick Off HUT RI ke-81 di Tanete Riaja Resmi Dimulai, Wabup Barru Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Waspada Kebakaran
Barru, Trotoar.id – Wakil Bupati Barru, Abustan A. Bintang, secara resmi membuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Repub...
Daerah23 Juli 2026 22:41
Wabup Barru Beri Pembekalan 38 Kontingen Jambore Nasional 2026
Barru, Trotoar.id – Usai memimpin Upacara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat Kabupaten Barru, Wakil Bupati Barru Abustan A. Bintang y...
Daerah23 Juli 2026 22:34
Bawa Cokelat di Setiap Kunjungan, Cara Sederhana Bupati Andi Ina Hadirkan Kenangan Indah bagi Anak-anak Barru
Barru, Trotoar.id – Ada pemandangan yang nyaris tak pernah berubah setiap kali Bupati Barru Andi Ina Kartika Sari mengunjungi sekolah, desa, maupun ...
Parlemen23 Juli 2026 18:53
Ketua dan Wakil Ketua DPRD Sulsel Hadiri Rakorwil ADKASI Sulawesi, Dorong Penguatan Peran DPRD dalam Revisi UU Pemerintahan Daerah
MAKASSAR, Trotoar.id – Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Andi Rachmatika Dewi Yustitia Iqbal bersama Wakil Ketua I DPRD Sulsel Rahman Pina mengha...