Categories: Daerah

Bupati Luwu Utara Dorong Program Lascarcoco Ditingkatkan

Pemda Luwu Utara

Trotoar.id, Luwu Utara — Bupati Luwu Utara Indah Putri Indrian berharap Program LASCARCOCO dapat mentransformasi praktik kakao saat ini dalam menjawab kebutuhan di masa depan.

Sosialisasi program Lanscape Approach to Sustainabel and Climate Resilient Cocoa and Coffe Agroforestri (LASCARCOCO) di gelar di Aula Lagaigo Kantor Bupati Luwu Utara.

Dalam kegiatan itu, Bupati Luwu Utara Indah Putri Indrian menyampaikan, jika dirinya berharap Program LASCARCOCO dapat mentransformasi praktik kakao saat ini dalam menjawab kebutuhan di masa depan.

” Ada upaya komprehensif yang dirancang untuk mengatasi hambatan yang umumnya dihadapi oleh petani kakao untuk mencapai pendapatan hidup layak. Semoga program ini juga dapat menjawab masalah yang dihadapi para petani kita, khususnya petani kakao ” kata Indah.

Indah menambahkan, mempromosikan praktik agroforestri kakao sebagai upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim, sekaligus meningkatkan mata pencaharian petani.

” Selain itu tantangan ke depan tidak hanya dalam hal produksi tapi juga kompleksitas pemasaran, memenuhi permintaan pasar global, serta pelibatan petani ke dalam rantai nilai berkelanjutan dan kemitraan bisnis” ungkapnya.

” Untuk dapat mewujudkannya, tentunya dibutuhkan sinergi dari berbagai pemangku kepentingan. Tidak hanya pada pemerintah, tapi juga di tingkat petani, industri, universitas maupun lembaga swadaya masyarakat,” sambung istri Anggota DPR RI Muhammad Fauzi itu.

Pemerintah Kabupaten Luwu Utara melalui Pokja Program Kakao Berkelanjutan berkomitmen dalam pengelolaan kakao lestari, yang kemudian diwujudkan bersama dalam Peta Jalan (Road Map) Kakao Lestari di Kabupaten Luwu Utara; Kakao Lestari, Rakyat Sejahtera.

Luwu Utara memiliki modal yang besar dalam mengembangkan komoditas kakao secara berkelanjutan, dengan mempertimbangkan isu utama/isu strategis pengelolaan kakao saat ini,.

Diantaranya kata Indah,, penataan dan alokasi lahan untuk pengembangan komoditas kakao sesuai dengan kesesuaian lahan, kebun kakao merupakan kebun rakyat yang membutuhkan peningkatan keahlian petani dalam praktik pertanian yang baik dalam rangka perbaikan produktivitas kakao dan perbaikan pasar dan rantai nilai yang efisien dan berkeadilan bagi petani. (*)

ANTI CIBOL

Share
Published by
ANTI CIBOL

BERITA TERKAIT

Menjaga Momentum “Macan Ekonomi” Sulsel: Di Balik Gerakan “Ngibar” Sensus Ekonomi Sidrap

SIDRAP, TROTOAR.ID — Suasana Ruang Rapat Pimpinan Lantai 3 Kantor Bupati Sidenreng Rappang, Senin pagi,…

2 jam ago

Sultan Tajang Tinjau Proyek Jalan Multiyears di Wajo, Tekankan Pengawasan Ketat APBD

WAJO, TROTOAR.ID — Anggota DPRD Sulawesi Selatan, Sultan Tajang, meninjau langsung pelaksanaan proyek pembangunan di…

3 jam ago

PDAM Makassar Siaga 24 Jam, Benahi Pipa dan Tambah Suplai Atasi Krisis Air di Kerung-Kerung

MAKASSAR, Trotoar.id — Pemerintah Kota Makassar melalui Perumda Air Minum (PDAM) terus bergerak cepat menangani…

3 jam ago

Appi–Aliyah Salat Idul Adha Bersama Warga di Karebosi, Kurban Presiden Disembelih di Masjid At-Taqwa

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar akan memusatkan pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 Hijriah di…

3 jam ago

Abrasi Sungai Walanae Ancam Permukiman dan Lahan Pertanian di Wajo, DPR RI Minta Penanganan Cepat

WAJO — Ancaman abrasi Sungai Walanae di wilayah perbatasan Kabupaten Wajo dan Bone kian mengkhawatirkan.…

3 jam ago

Pemkot Makassar Kembali Raih WTP, Appi: Bukti Tata Kelola Keuangan Kian Berkualitas

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Pemerintah Kota Makassar kembali menorehkan prestasi di bidang tata kelola keuangan daerah…

3 jam ago

This website uses cookies.