Categories: Daerah

8000 Wajib Pilih Potensial di Luwu Utara Belum Miliki KTP Elektronik, Kasrum: Segera Lapor, Kami Layani Gratis

Pemda Luwu Utara

Trotoar.id, Luwu Utara — Sebanyak kurang lebih 8.000 wajib pilih di Kabupaten Luwu Utara rupanya belum melakukan perekaman KTP elektronik.

Demikian diungkap Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Muhammad Kasrum, Minggu (13/8/2023), di Masamba.

Kasrum mengatakan bahwa angka tersebut berdasarkan data KPU yang diperolehnya. Untuk itu, ia berharap kepada seluruh masyarakat Luwu Utara agar segera melapor ke Disdukcapil untuk kemudian dilakukan perekaman gratis, baik di kantor maupun di wilayah bersangkutan.

“Kami melakukan langkah-langkah perekaman langsung alias jemput bola, termasuk melakukan pelayanan setiap ada kegiatan pelayanan rutin di Kantor Disdukcapil, karena masih ada kurang lebih 8000 wajib pilih potensial yang belum memiliki KTP sesuai data KPU,” ungkap Kasrum.

“Sekali lagi saya berharap warga yang belum memliki identitas kependudukan, baik itu kartu keluarga maupun KTP elektronik agar segera melapor, dan insya Allah segera kami layani dengan gratis alias tanpa dipungut biaya sepeser pun,” sambung mantan Kadis P2KUKM ini.

Kasrum menegaskan bahwa semua pengurusan identitas kependudukan di wilayah Kabupatten Luwu Utara, baik KTP elektronik, kartu keluarga, maupun akta-akta lain tidak dipungut biaya.

“Saya tekankan tidak ada dibayar setiap pengurusan identitas kependudukan,” tegas dia.

Yang menarik, Disdukcapil Kabupaten Luwu Utara juga membuka layanan pengurusan administrasi kependudukan secara gratis, berupa Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Layanan kependudukan ini dilaksanakan selama kegiatan Pameran HUT Kemerdekaan dilakukan.

“Pada pameran HUT Kemerdekaan, kami ikut ambil bagian dengan melakukan pelayanan pengurusan administrasi kependudukan. Fokus kami pada pelayanan perekaman IKD. Olehnya itu, kami imbau masyarakat datang berkunjung ke acara pameran untuk melakukan perekaman IKD guna memastikan masyarakat telah memiliki identitas kependudukan,” pungkasnya. (LHr)

ANTI CIBOL

Share
Published by
ANTI CIBOL

BERITA TERKAIT

Jelang Idul Adha, Pemkab Bulukumba Klaim Harga Stabil—Minyak Goreng Jadi Alarm Inflasi

BULUKUMBA, TROTOAR.ID — Pemerintah Kabupaten Bulukumba bersama Forkopimda turun langsung ke pasar menjelang Idul Adha…

6 jam ago

Diplomasi Senyap Berbuah Hasil: 9 WNI Ditahan Israel Dibebaskan, RI-Turki Perkuat Poros Kemanusiaan

JAKARTA, TROTOAR.ID — Upaya diplomasi Indonesia akhirnya membuahkan hasil. Sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) yang…

6 jam ago

Reses Berulang, Keluhan Tak Berubah: Potret Mandeknya Layanan Dasar di Pinggiran Makassar

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Reses anggota DPRD Kota Makassar, Andi Odhika Cakra Satriawan, di Kecamatan Biringkanaya…

7 jam ago

Distribusi Kurban dari Istana: 25 Sapi Presiden Mengalir ke Sulsel, Simbol Kepedulian atau Politik Kedekatan?

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Bantuan 25 ekor sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto ke Sulawesi Selatan…

7 jam ago

Reses Odhika Diserbu Keluhan: Jalan Rusak hingga KIS Bermasalah, Janji Ditagih Warga

MAKASSAR, TROTOAR.ID — Reses anggota DPRD Kota Makassar, Andi Odhika Cakra Satriawan, kembali menjadi ruang…

7 jam ago

Sidrap Tampil di Panggung Provinsi, Bupati Syaharuddin Paparkan Model Inovasi Percepatan Penuntasan TBC

MAKASSAR, TROTOAR.ID— Pemerintah Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap) menegaskan posisinya sebagai salah satu daerah yang progresif…

12 jam ago

This website uses cookies.