Trotoar.id, Makassar – Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin berharap agar kiranya dalam penyusunan APBD P tahun 2023 lebih dapat di rasionalisasi kan ke program-program yang berdampak langsung pada Masyarakat.
Hal itu penting mengingat waktu yang singkat untuk merealisasikan APBD P tidak perlu banyak progrma yang lebih banyak bermanfaat bagi pegawai
“Ngapain banyak banyak program kita mau progrma yang diusulkan adalah program yang bermanfaat besar bagi masyarakat bukan bermanfaat bagi pegawai,” kata Bahtiar
Baca Juga :
Program yang dimaksud bermanfaat bagi masyarakat adalah program penanganan stunting, pendidikan kesehatan ekonomi dan sosial yang perlu di tingkatkan dalam alokasi APBD
Olehnya itu dia akan memanggil kembali TAPD untuk mengkonsolidasikan sejumlah program yang akan di alokasikan dalam APBD P Tahun 2023.
“Nanti kita evaluasi saya sudah perintahkan kepada TAPD untuk melakukan konsolidasi program program yang tidak dapat terealisasi di APBD P tahun 2023,” kata Bahtiar
Dia pun berharap agar para kepala daerah lebih merasionalisasikan anggaran untuk kepentingan masyarakat bukan untuk kepentingan pegawai yang belakangan ini banyak terjadi
Sehingga alokasi anggaran APBD yang di bahas bersama DPRD lebih berpihak pada kebutuhan pangan, ekonomi sosial pendidikan dan kesehatan masyarakat
“Kita mau uang dari rakyat kembali kerakyat dan saya akan evaluasi setiap progrma mana yang prioritas untuk rakyat dan bukan,” pungkasnya
Bahtiar juga mengingatkan seluruh kepala Daerah dan TAPD untuk merasionalisasikan anggaran Pilkada pada APBD P tahun 2023, hingga mengancam tidak akan menyetujui usulan APBD P jika anggaran Pilkada tahun 2024 tidak direalisasikan dalam APBD.




Komentar